Pengamat di Indonesia Berpeluang Saksikan Pi Puppdi Malam Ini

Intan Safitri
25/4/2026 23:00
Pengamat di Indonesia Berpeluang Saksikan Pi Puppdi Malam Ini
Ilustrasi lintasan meteor di langit malam yang gelap, fenomena yang dapat diamati dengan mata telanjang.(Dok.In the Sky)

PARA pecinta astronomi di Indonesia yang melewatkan puncak hujan meteor Lyrids masih memiliki kesempatan untuk menyaksikan fenomena langit lainnya. Hujan meteor Pi Puppid dijadwalkan mencapai intensitas puncaknya pada malam ini, 25 April 2026. Fenomena ini menawarkan pemandangan unik yang lebih menguntungkan bagi pengamat di belahan Bumi selatan, termasuk wilayah Indonesia.

Karakteristik Meteor yang Lambat

Untuk mengetahui meteor Pi Puppid yakni berasal dari aliran debu yang ditinggalkan oleh komet periodik 26P/Grigg-Skjellerup. Berbeda dengan mayoritas hujan meteor yang melesat dengan kecepatan tinggi, partikel Pi Puppid memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan yang relatif sangat lambat, yakni hanya sekitar 18 kilometer per detik.

Kondisi ini membuat meteor tampak meluncur lebih lama dan lebih anggun di kubah langit, sehingga lebih mudah dilacak oleh mata telanjang dibandingkan meteor Lyrids yang cenderung bergerak cepat dan singkat. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi fotografer langit maupun pengamat amatir.

Keunggulan Wilayah Indonesia

Secara astronomis, Indonesia berada pada posisi strategis untuk mengamati fenomena Hujan meteor Pi Puppid. Titik radiant atau titik asal meteor ini berada di konstelasi Puppis yang terletak di langit selatan. Sementara pengamat di Eropa dan Amerika Utara kesulitan melihatnya, penduduk di Indonesia dapat melihat titik asal meteor ini berada cukup tinggi di cakrawala.

Posisi radiant yang tinggi di langit sangat krusial karena meminimalkan hambatan atmosfer dan rintangan di ufuk, sehingga meningkatkan jumlah meteor yang dapat tertangkap mata.

Waktu dan Panduan Pengamatan

Waktu terbaik untuk memulai pengamatan meteor Pi Puppid di wilayah Indonesia ialah mulai pukul 20.00 waktu setempat, saat posisi konstelasi Puppis mulai meninggi. Puncak pengamatan diprediksi terjadi antara pukul 21.00 hingga 22.00 malam ini, sebelum rasi tersebut bergerak ke arah barat daya menjelang tengah malam.

Pakar menyarankan pengamat untuk mencari lokasi yang gelap dan jauh dari polusi cahaya perkotaan untuk mendapatkan visibilitas maksimal. Penggunaan alat bantu seperti teleskop atau binokular justru tidak disarankan karena cakupan sudut pandangnya yang sempit akan menyulitkan pengamatan lintasan meteor yang acak.

Lokasi Strategis di Jawa Barat

Bagi masyarakat yang berada di wilayah Jawa Barat, kawasan dataran tinggi seperti Lembang menjadi salah satu lokasi rujukan melihat meteor Pi Puppid. Tempat-tempat seperti kawasan sekitar Observatorium Bosscha atau observatorium komunitas seperti Imahnoong menawarkan kondisi langit yang lebih bersih dari polusi cahaya jalanan, asalkan kondisi cuaca terpantau cerah dan tidak tertutup awan mendung. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya