Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menjawab klaim eks Staf Khusus Menteri Agama Isfan Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, yang mengaku tidak ada perintah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), pada kasus dugaan rasuah penyelenggaraan dan pembagian kuota haji. Klaim itu akan dilawan dalam persidangan.
“Tentunya nanti dalam persidangan akan terungkap secara detil terkait dengan konstitusi perkaranya,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (17/3).
Budi mengatakan, saat ini, penyidik tengah mencari bukti tambahan untuk menguatkan pembuktian Yaqut dan Gus Alex dalam persidangan. Pada perkara ini, penyidik meyakini dua orang itu menampung uang terkait kasus rasuah yang diusut.
Persidangan juga dinilai menjadi wadah paling kuat untuk melakukan adu klaim. Argumen dua kubu nanti dinilai hakim dan diputuskan dalam vonis.
“Bagaimana perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh pihak-pihak yang sudah ditangkap bagaimana perannya masing-masing dalam proses diskresi dalam proses penerimaan aliran uang dari PIHK, itu semuanya nanti akan terungkap,” ucap Budi.
KPK berharap masyarakat ikut memantau persidangan. Banyak fakta hukum terkait kasus ini bakal terungkap di depan majelis hakim.
“Sehingga kami juga mengajak masyarakat ketika nanti sudah masuk ke tahap persidangan untuk bisa sama-sama mengikuti, bisa sama-sama mencermati setiap fakta yang muncul dalam persidangan,” ujar Budi.
KPK menahan Gus Alex, per hari ini. Dia sempat berkelit soal adanya perintah dari eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) terkait kasus dugaan rasuah pada penyelenbggaraan dan pembagian kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag).
“Tidak ada, tidak ada perintah apapun dari Gus Yaqut,” kata Gus Alex di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Maret 2026.
Klaim itu bertolak dengan pertanyaan KPK, yang menyebut Gus Alex merupakan representasi dari Yaqut. Dia juga membantah telah memberikan uang terkait perkara ke Yaqut.
“Tidak ada, tidak ada, tidak ada,” ujar Gus Alex. (Can/P-3)
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti persoalan Stadion Barombong jika ditemukan bukti awal adanya dugaan tindak pidana korupsi.
MK menjelaskan bahwa tidak semua jabatan publik bisa diperlakukan sama. Jabatan yang diperoleh melalui pemilihan umum, seperti presiden atau anggota DPR.
Bantuan keuangan partai politik dari negara (Banpol) saat ini masih sangat minim, bahkan tidak mencapai dua persen dari total kebutuhan partai.
Penilaian itu merespons temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencatat sedikitnya 371 politisi terjerat kasus korupsi sejak era reformasi.
Selain aspek keuangan, Doli menekankan pentingnya pembaruan sistem kaderisasi partai agar lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Partai politik telah memiliki aturan main sendiri yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
KPKÂ menjamin pengalihan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas jadi tahanan rumah tidak akan mengganggu jalannya proses hukum kasus korupsi kuota haji 2024
Peran Gus Alex pertama dalam kasus ini adalah mengoordinir pelaksana ibadah haji khusus (PIHK) di Indonesia, untuk pembagian kuota tambahan.
Penelusuran juga dilakukan dengan memeriksa saksi lain. Detil penerimaan dipastikan dibuka saat persidangan.
Penahanan Yaqut penting untuk mempercepat proses hukum sekaligus memperjelas alur perkara yang tengah diselidiki.
Zaenur juga menyebut dalam praktik penanganan perkara di KPK, penetapan tersangka yang diikuti penahanan kerap dilakukan ketika perkara dinilai sudah siap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved