Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HIZBULLAH telah meluncurkan salah satu serangan roket terbesarnya ke Israel utara sejak dimulainya perang di Gaza.
Peluncuran hampir 100 proyektil pada Rabu (12/6) pagi terjadi sebagai tanggapan akibat terbunuhnya seorang komandan senior Hizbullah di Lebanon selatan pada malam sebelumnya.
Dilansir Al Jazeera, serangan-serangan tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa konfrontasi militer antara Israel dan Hizbullah semakin meningkat dan keduanya mengatakan bahwa mereka siap berperang.
Baca juga : Hizbullah Libanon Luncurkan Lusinan Roket ke Israel Setelah Kematian Warga Sipil
Militer Israel mengkonfirmasi bahwa setidaknya 90 roket ditembakkan dari wilayah Lebanon ketika sirene dibunyikan di puluhan komunitas di bagian utara negara itu. Dikatakan banyak yang dicegat tetapi beberapa mendarat sehingga menyebabkan kebakaran. Tidak ada korban dari serangan tersebut.
Rekaman udara yang menunjukkan pesawat-pesawat tempur Israel menyerang tempat yang menurut militer adalah tempat peluncuran roket di Yaroun, Lebanon selatan, kemudian ditayangkan.
Hizbullah, sebuah kelompok bersenjata yang berbasis di Lebanon dan memiliki hubungan dengan Iran, mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan pada Rabu pagi bahwa Taleb Abdullah telah terbunuh dalam serangan udara beberapa jam sebelumnya di Kota Jouaiyya.
Baca juga : Kota Hantu di Perbatasan Israel-Lebanon
Abdullah, juga dikenal sebagai Haji Abu Taleb, dilaporkan adalah komandan divisi Hizbullah yang meliputi sektor barat garis depan antara perbatasan dengan Israel dan Sungai Litani.
Dia adalah agen kedua yang terbunuh sejak 7 Oktober yang berduka atas kepemimpinan Hizbullah. Yang lainnya adalah Wissam al-Tawil, wakil kepala unit elit Radwan, yang tewas dalam serangan udara Israel di Lebanon selatan pada bulan Januari.
Kelompok bersenjata tersebut juga mengkonfirmasi kematian tiga anggota lainnya dalam serangan udara Israel pada Selasa (11/6) malam.
Baca juga : Hizbullah Janjikan Pembalasan terhadap Israel
Peningkatan serangan terjadi setelah Israel dan Hizbullah sama-sama menyatakan kesiapan untuk memperluas konfrontasi militer mereka ketika perang di Gaza meningkatkan ketegangan.
Sejauh ini, pertempuran di lapangan masih terbatas pada pertempuran di perbatasan. Namun Hizbullah telah berusaha menantang superioritas udara Israel atas langit Lebanon.
Kelompok ini merilis rekaman yang menunjukkan penembakan drone pengintai dan penyerang Hermes 900 buatan Israel yang ketiga di Lebanon pada hari Selasa, menggunakan rudal permukaan-ke-udara.
Baca juga : Pejabat Hizbullah Terluka Serius dalam Serangan Israel di Lebanon, Empat Pejuang Tewas
Minggu ini, mereka menembakkan beberapa rudal ke pesawat tempur Israel sebagai upaya untuk menangkisnya.
Militer Israel mengkonfirmasi insiden tersebut dan mengatakan tidak ada kerusakan yang terjadi pada pesawatnya.
Pada Selasa malam, militer Israel mengatakan mereka menyerang sebuah daerah di Lebanon selatan dimana Hizbullah sedang mempersiapkan peluncurannya.
Mereka juga mengkonfirmasi bahwa 15 roket diluncurkan oleh kelompok bersenjata tersebut, beberapa di antaranya dikatakan berhasil dicegat sementara yang lainnya mendarat di area terbuka.
Militer Israel terus menggempur wilayah-wilayah di Jalur Gaza tanpa ada tanda-tanda perang akan segera berakhir.
Hamas mengatakan pihaknya menyampaikan tanggapannya terhadap proposal gencatan senjata terbaru kepada para mediator, yang juga akan mencakup pertukaran tahanan dan rencana rekonstruksi daerah kantong tersebut. (Aljazeera/Z-8)
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah prajurit UNIFIL asal Prancis kembali gugur. Macron tuding Hizbullah, sementara Presiden Aoun sampaikan duka mendalam.
Ia menegaskan bahwa prioritas Hizbullah bukan sekadar kembali ke situasi sebelumnya, tetapi memastikan penarikan pasukan Israel serta kembalinya warga Libanon ke desa-desa mereka.
Kabinet Netanyahu bergejolak setelah pengumuman gencatan senjata 10 hari di Libanon oleh Donald Trump tanpa melalui proses pemungutan suara resmi.
Upaya meredakan konflik Timur Tengah terus berlanjut, dengan Lebanon mendorong tercapainya gencatan senjata permanen guna memulihkan stabilitas kawasan.
Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian di Libanon yang menewaskan prajurit TNI dinilai sebagai titik kritis bagi Indonesia untuk meninjau ulang keterlibatannya.
Umar menyampaikan bahwa Indonesia mengajak seluruh pihak untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan penghormatan terhadap para penjaga perdamaian yang masih bertugas.
DPR RI mendesak investigasi menyeluruh atas gugurnya prajurit TNI dalam serangan misil di markas pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
Prajurit TNI gugur dalam serangan artileri di Libanon saat misi UNIFIL. Pemerintah Indonesia mengutuk keras insiden tersebut dan mendesak investigasi transparan.
Kedubes Iran menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas tewasnya seorang prajurit penjaga perdamaian Indonesia unifil yang bertugas di Lebanon
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved