Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Nasional (DPN) Vox Point Indonesia meminta semua pihak untuk menyudahi polemik pernyataan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas terkait Kementrian Agama untuk NU yang belakangan menjadi viral.
Vox Point Indonesia menilai persoalan tersebut tidak perlu dibesar-besarkan karena substansinya jelas untuk internal. Apalagi Menag Yaqut Cholil telah memberikan klarifikasi bahwa ungkapan itu ditujukan untuk memotivasi para santri dan pondok pesantren bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional beberapa waktu lalu.
"Kami berharap agar ini kita sudahi. Sebagai anak bangsa kita perlu menahan diri dan tidak mengeluarkan statemen yang justru dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," kata Ketua Umum Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati, kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/11).
Handojo mengatakan, polemik ini semestinya tidak perlu diperdebatkan apalagi mengaitkannya ke dalam isu SARA. Sebab, kata dia, Menag Yaqut Cholil adalah sosok Menteri nasionalis yang menjunjung tinggi kebhinekaan. Tokoh yang dikenal rakyat sangat toleran dan selama ini aktif dalam menyuarakan kebaikan untuk keutuhan NKRI.
“Bapak Menteri Agama salah satu tokoh yang sangat peduli dengan kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara. Yang mengedepankan nilai-nilai kebangsaan. Untuk itu, mari kita bersikap dewasa dan tak perlu membicarakannya lagi. Kita tak perlu buang energi dengan hal-hal yang tak berguna. Tapi kita bersama-sama salurkan energi, bersatu dan bersinergi menjaga dan memajukan bangsa Indonesia," lanjutnya.
Ia juga meminta semua pihak agar tidak gegabah dalam menilai atau menyimpulkan pernyataan seseorang. Apalagi jika belum paham maksud dan tujuannya secara utuh. “Karena hal tersebut dapat menimbulkan kesimpulan yang tak utuh. Dampaknya dapat dinilai berbeda-beda. Ini sangat berbahaya kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu, jika kita belum paham dan tak dapat informasi utuh, mohon untuk tahan diri dan tidak menyebarkan informasi tersebut,” tegas Handojo.
Handojo juga mengajak semua pihak agar dapat menyelesaikan persoalan bangsa dengan cara-cara yang menyejukkan. Yakni mengedepankan dialog, dengan semangat persaudaraan dan kerukunan. “Bangsa Indonesia sudah mempunyai banyak pengalaman dalam menyelesaikan persoalan. Yakni dapat diselesaikan dengan dialog. Dengan cara-cara yang mengedepankan persaudaraan. Kita lakukan seperti itu, sehingga bangsa Indonesia tetap aman,” pungkas Handojo. (OL-13)
Baca Juga: Laporan Masyarakat Harus Ditanggapi dengan Sigap oleh Polisi
KEMENTERIAN Agama mendorong percepatan pelaksanaan pengadaan barang/jasa (PBJ) tahun 2026 dengan menekankan prinsip integritas, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.
Ia menambahkan, Kemenag tengah melakukan pembenahan melalui kebijakan Satu Data Kemenag guna meningkatkan akurasi dan konsistensi data.
PEMERINTAH mewajibkan seluruh produk pada kategori tertentu yang beredar di Indonesia wajib bersertifikat halal paling lambat 17 Oktober 2026.
Lahan hibah seluas 2.174 meter persegi tersebut berlokasi di Perumahan Villa Dago Tol Serua, Jalan Pelikan III, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat.
PEMERINTAH menegaskan bahwa seluruh produk dalam kategori tertentu yang beredar di Indonesia wajib mengantongi sertifikat halal paling lambat 17 Oktober 2026.
Sebanyak saksi itu merupakan pihak swasta dengan inisial NC, MTN, MMY, perwakilan PT IBS, SI, dan WLD. KPK berharap mereka semua kooperatif.
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
Menurutnya ini bukan sekadar teladan yang tidak hanya berlaku bagi kalangan anak muda NU sebagai generasi penerus.
Arah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) saat ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi kepentingan para aktor utama di posisi Ketua Umum.
Gus Lilur merasa prihatin jika tradisi besar seperti pesantren dan bahtsul masail terpinggirkan oleh kepentingan elektoral.
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved