Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi I DPR RI Christina Aryani terus mendorong Pemerintah RI agar segera memastikan penyelesaian Nota Kesepahaman atau MoU terkait Penempatan Pekerja Migran Domestik dengan pemerintah Malaysia. Christina juga mengingatkan agar pembahasan draft MoU yang sudah dilakukan oleh pemerintah kedua negara terus dikawal sampai benar-benar selesai.
"Sudah sejak awal kami ingatkan pemerintah tentang hal ini karena memang MoU ini adalah pekerjaan rumah kita sebagai negara yang harus kita tuntaskan demi memaksimalkan perlindungan bagi PMI kita khususnya di Malaysia. Bahwa terakhir sudah memasuki tahapan pembahasan draft dan tinggal menunggu penyesuaian hal-hal teknis terkait konsep One Channel System untuk perlindungan dan penyederhanaan system pekerja migran Indonesia di Malaysia, kami harapkan agar ini terus dikawal dan pastikan penyelesaiannya tidak terlalu lama lagi karena ini sangat ditunggu-tunggu oleh Pekerja Migran kita,” tegas Christina saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion ‘Bedah Kasus Adelina Sau’ yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Selasa (21/9).
Adelina Sau adalah pekerja migran asal NTT yang mengalami penyiksaan sampai ia meninggal dunia pada 11 Februari 2018 lalu. Dan sampai saat ini proses hukum di Malaysia terhadap majikannya, S. Ambika (60th) Warga Negara Malaysia keturunan India masih menunggu putusan tingkat banding di Mahkamah Persatuan setelah sebelumnya sang majikan divonis bebas pada pengadilan tingkat Majelis Tinggi.
Christina menegaskan kasus Adelina Sau ini pantas menjadi perhatian nasional dan menjadi momentum untuk juga menekan pemerintah Malaysia terkait penyelesaian Draft MoU penempatan pekerja migran domestik yang sedang berlangsung.
Baca juga : Dalami 10 Tersangka Asabri, Kejagung Periksa 5 Saksi
“Sambil kita meminta agar Kementerian Luar Negeri RI betul-betul mengawal proses hukumnya di Malaysia melalui Watching Brief Lawyer yang ditugaskan, ini adalah juga kesempatan yang baik untuk menekan pemerintah Malaysia agar segera merampungkan draft MoU ini,” ungkap Christina yang adalah juga Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Luar Negeri tersebut.
Apalagi, berdasarkan informasi terbatas dari Kementerian Luar Negeri ada kemungkinan bahwa putusan banding di Mahkamah Persatuan juga akan menjatuhkan putusan bebas bagi sang majikan. Hal ini kata Christina akan menjadi catatan buruk bagi kondisi perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Malaysia.
“Kasus ini adalah juga momentum bagi kedua negara untuk benar-benar serius memikirkan perlindungan pekerja migran, yang pintu masuknya ya melalui MoU ini. Karena kita tidak ingin akan ada lagi Adelina Adelina lain di masa yang akan datang. Saya sendiri tidak akan jenuh untuk terus mengingatkan pemerintah agar MoU ini memang harus sesegera mungkin dirampungkan,” pungkasnya. (OL-7)
Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
Politisi Fraksi PKS ini mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur fisik perkeretaapian di kawasan aglomerasi penting dilakukan.
DPR RI mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Selain aspek keuangan, Doli menekankan pentingnya pembaruan sistem kaderisasi partai agar lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Partai politik telah memiliki aturan main sendiri yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
penilaian lembaga internasional JP Morgan yang menempatkan Indonesia pada posisi atas dalam ketahanan energi mencerminkan bahwa fondasi kebijakan yang dibangun pemerintah sudah tepat.
Misi Dagang ini menjadi yang pertama digelar di luar negeri pada tahun 2026 diikuti oleh sekitar 105 pelaku usaha dari berbagai sektor strategis.
Tim gabungan TNI AL dan BAIS TNI mengamankan 5 PMI ilegal dan 1 ABK yang pulang dari Malaysia melalui jalur tikus di Coastal Area Karimun.
George mengatakan pihak berwenang secara aktif membantu mengoordinasikan pendataan korban untuk keperluan evakuasi dan distribusi bantuan.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memberikan sinyal kuat bahwa pemerintahannya, melalui perusahaan migas nasional Petronas, siap melakukan negosiasi dengan Rusia.
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/SL berhasil menggagalkan penyelundupan 192 botol miras ilegal di Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara.
Kwarnas tetapkan Gudep Pramuka KBRI Kuala Lumpur sebagai percontohan luar negeri. Memiliki pembina tersertifikasi, aktif di Malaysia, dan siap kirim regu ke Jamnas XII.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved