Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia dari Yonkav 13/Satya Lembuswana (SL) Kodam VI/Mulawarman kembali menunjukkan taringnya dalam menjaga kedaulatan wilayah. Personel TNI AD tersebut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan botol minuman keras (miras) ilegal di Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, melalui Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Satgas Pamtas dengan Unit Intel Kodim 0911/Nunukan.
“Patroli gabungan ini digelar sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di Jalan Sinta yang kerap terjadi pada malam hari,” ujar Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo pada Sabtu (18/4/2026).
Operasi dimulai pada Kamis (16/4) malam pukul 20.00 WITA hingga Jumat (17/4) dini hari pukul 03.50 WITA di kawasan Kampung Keramat. Danpos Bukit Keramat, Lettu Inf Marthinus, memimpin langsung tim patroli gabungan untuk melakukan ambush (penghadangan) di titik-titik rawan jalur tikus perbatasan.
Pada pukul 01.25 WITA, tim mendeteksi dua orang mencurigakan yang membawa barang dari arah Malaysia menuju wilayah Indonesia. Saat hendak disergap, kedua pelaku melarikan diri ke arah perbatasan. Meski sempat terjadi pengejaran hingga mendekati patok batas negara, pelaku berhasil meloloskan diri ke wilayah Malaysia.
Namun, upaya mereka tidak sepenuhnya berhasil. Dalam penyisiran di sekitar lokasi, petugas menemukan tumpukan barang yang disembunyikan di balik semak belukar. Setelah diperiksa, barang tersebut merupakan ratusan botol miras ilegal dengan nilai jutaan Rupiah.
Berikut adalah rincian barang bukti miras ilegal yang berhasil diamankan oleh petugas di lapangan:
| Merek/Jenis Barang | Jumlah Kemasan | Total Unit |
|---|---|---|
| R&B Montoku | 11 Dus | 132 Botol |
| R&B Beer | 2 Dus | 48 Kaleng |
| R&B Likeur | 1 Dus | 12 Botol |
| Total Keseluruhan | 192 Botol/Kaleng | |
| Estimasi Nilai Barang | Rp15.200.000 | |
Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Pos Bukit Keramat untuk proses lebih lanjut. Kolonel Inf Gatot menegaskan bahwa Kodam VI/Mulawarman tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk pelanggaran hukum di wilayah perbatasan.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan guna mencegah aktivitas ilegal. Ini adalah komitmen kami dalam menjaga kedaulatan negara serta melindungi masyarakat dari dampak negatif peredaran barang-barang ilegal,” pungkasnya. (Z-1)
Misi Dagang ini menjadi yang pertama digelar di luar negeri pada tahun 2026 diikuti oleh sekitar 105 pelaku usaha dari berbagai sektor strategis.
Tim gabungan TNI AL dan BAIS TNI mengamankan 5 PMI ilegal dan 1 ABK yang pulang dari Malaysia melalui jalur tikus di Coastal Area Karimun.
George mengatakan pihak berwenang secara aktif membantu mengoordinasikan pendataan korban untuk keperluan evakuasi dan distribusi bantuan.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memberikan sinyal kuat bahwa pemerintahannya, melalui perusahaan migas nasional Petronas, siap melakukan negosiasi dengan Rusia.
Kwarnas tetapkan Gudep Pramuka KBRI Kuala Lumpur sebagai percontohan luar negeri. Memiliki pembina tersertifikasi, aktif di Malaysia, dan siap kirim regu ke Jamnas XII.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved