Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Kepri, Abu Bakar juga ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait perizinan reklamasi, Rabu (10/7) malam.
Berdasarkan data keberangkatan yang diperoleh dari salah seorang yang mengurus manifest, selain terdapat nama Gubernur Kepri Nurdin Basirun serta dua orang Kadis yakni Edi Sofyan dan Abu Bakar. Ada empat orang lagi yang akan dibawa ke Gedung KPK di Jakarta hari ini, Kamis (11/7). Keempat orang itu yakni Aulia Rahman, Budi Hartono, Andreas Budi
Sampurno, dan Muhammad Shalihin.
Menurut jadwal ketujuh orang itu termasuk tim penyidik KPK akan lepas landas menuju Jakarta dengan menggunakan pesawat Lion Air melalui Bandara Hang Nadim, Kota Batam.
Sementara itu, ruang kerja Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, sudah disegel oleh KPK. Kepada wartawan, salah satu anggota Satpol PP yang bertugas di kantor Gubernur Pulau Dompak, Yarmin menyebutkan penyegelan itu terjadi Rabu (10/7) sejak pukul 22.00 WIB.
"Disegel sejak tadi malam. Ada sekitar delapan orang yang naik ke atas (melakukan penyegelan,red)," kata Yarmin.
Lebih lanjut dia mengatakan usai melakukan penyegelan, tim KPK menyampaikan pesan siapapun tidak boleh membuka ruangan tersebut.
"Selama tiga hari ke depan, ruangan ini tidak boleh diganggu, tidak ada yang masuk maupun keluar dari ruangan itu," kata Yarmin menirukan pesan petugas KPK.
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang terjaring OTT KPK ditangkap terkait dugaan suap pemberian izin lokasi rencana reklamasi di Kepri. Nurdin Basirun menjadi kepala daerah ketiga yang terkena OTT KPK pada tahun ini.
Berdasarkan data KPK, pertama adalah Bupati Mesuji, Khamami tertangkap pada 24 Januari 2019 terkait kasus suap proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji. Ia diduga menerima suap Rp1,28 miliar dari Sibron melalui sejumlah perantara. Uang itu diduga merupakan fee pembangunan proyek infrastruktur di Mesuji.
baca juga: Tidak Ada Soal dalam Amnesti Baiq Nuril
Kedua, Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip pada 30 April 2019. Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip ditangkap di kantornya pada 30 April 2019. Sri Wahyumi kemudian ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap revitalisasi Pasar Lirung dan Pasar Beo. Selain itu, KPK menetapkan orang kepercayaan Sri, Benhur Lalenoh, dan pengusaha Bernard Hanafi Kalalo sebagai tersangka. Sri diduga meminta fee 10% persen dari proyek yang bernilai sekitar Rp6 miliar itu.
Dan ketiga adalah Gubernur Kepri, Nurdin Basirun pada 10 Juli 2019. Dia diduga terkait kasus dugaan suap pemberian izin lokasi untuk rencana reklamasi di Kepulauan Riau. (OL-3)
CPIB Singapura melaporkan penurunan kasus korupsi pada 2025. Sektor swasta mendominasi tuntutan, sementara integritas sektor publik tetap tinggi.
Penilaian itu merespons temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencatat sedikitnya 371 politisi terjerat kasus korupsi sejak era reformasi.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, menghadiri acara Halal Bihalal yang digelar Badan Musyawarah Kekeluargaan Jambi.
Sidang tuntutan dalam kasus dugaan korupsi impor produk kilang atau bahan bakar minyak (BBM) serta penjualan solar nonsubsidi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
berdasarkan putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merupakan satu-satunya lembaga yang memiliki mandat konstitusional untuk menghitung kerugian negara.
KPK menilai praktik korupsi di Indonesia kini berkembang layaknya sebuah ekosistem yang melibatkan banyak pihak, seiring munculnya fenomena yang disebut sebagai sirkel.
Akses menuju pendopo Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang juga merupakan rumah dinas bupati, masih ditutup rapat pasca-OTT KPK.
KPK menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal sebagai tersangka usai operasi tangkap tangan pada 11 April 2026. Kasus ini menambah panjang daftar kepala daerah yang tumbang lewat OTT KPK sepanjang 2026.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal menjalani pemeriksaan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK.
Dalam kasus ini, ada 18 orang tertangkap di Tulungagung. Dari total itu, sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
Uang sitaan itu diberikan ke Gatut lewat Yoga yang merupakan orang kepercayaannya. Dalam pemeriksaan, uang bakal digunakan untuk kepentingan pribadi Gatut.
Karena perjanjian itu, Gatut berani meminta uang kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan lainnya, karena adanya klausul manut perintah bupati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved