Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA keras Kepolisian Republik Indonesia menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selepas pengumuman hasil Pemilu 2019 terus mendapat apresiasi dari masyarakat. Kali ini apresiasi disuarakan Forum Relawan Demokrasi (Foreder).
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Foreder Aidil Fitri mengatakan, apresiasi juga diberikan pihaknya terhadap upaya Polri bersama TNI yang telah berhasil meredam kerusuhan dalam aksi 21-22 Mei lalu dan telah berhasil mengembalikan situasi kamtibmas yang kondusif.
Di sisi lain, Foreder juga mendorong Polri untuk terus memberantas pelaku penyebar berita bohong (hoaks) yang menimbulkan keresahan di masyarakat.
Baca juga : Warga Antusias Mendukung Kinerja Polri-TNI
"Kami memberikan dorongan kepada polri agar memberantas pelaku Hoaks yang meresahkan masyarakat," Kata Aidil dalam keterangan tertulisnya.
Foreder juga mendorong Polri dalam upaya penegakan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang melakukan upaya makar di NKRI.
Seperti diketahui, aksi 21-22 Mei yang menolak hasil Pemilu 2019 berakhir ricuh dan menyebabkan ratusan orang terluka dan timbul korban jiwa. Polisi sudah menetapkan ratusan orang sebagai provokator kerusuhan dan menahan mereka.
Di sisi lain, Polri juga bertindak tegas terhadap penyebar hoaks dan pelaku makar agar situasi kondusif di masyarakat terjaga. (RO/OL-8)
KAKORLANTAS Polri memastikan akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan taksi listrik hijau atau Green SM menyusul kecelakaan kereta KRL di Bekasi Timur, Senin (27/4)
Barisan Rakyat Cinta TNI (BRCT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mahkamah Konstitusi di Jakarta pada Rabu (22/4).
Polri mengungkap berbagai modus haji ilegal yang merugikan jemaah, mulai dari penyalahgunaan visa hingga skema ponzi. Simak detail lengkapnya di sini.
Kepercayaan penuh yang diberikan Presiden Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit merupakan fondasi yang kuat bagi operasionalisasi agenda anti-penyelundupan.
TS alias Ki Bedil ditangkap oleh Satresmob Bareskrim Polri terkait penjualan senjata api ilegal di Jawa Barat. Ki Bedil menjual senjata api ilegal selama 20 tahun. fakta-fakta soal Ki Bedil
Modus pertama melibatkan pengoplosan dan konversi ilegal, di mana isi LPG 3 kg bersubsidi dipindahkan ke tabung nonsubsidi untuk dijual dengan harga pasar.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengklaim sejak turunnya rezim Presiden Soeharto hingga saat ini pelanggaran HAM tidak pernah terjadi kembali.
Hal itu bukan tanpa alasan ketika Idham Aziz masih menjabat sebagai Kabareskrim, dirinya mengetahui setiap perkembangan kerusuhan 22 Mei.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, ketika Idham Aziz masih menjabat sebagai Kabareskrim, dirinya mengetahui setiap perkembangan kerusuhan 22 Mei.
Berdasarkan temuan yang dilakukan Tim Pencari Fakta (TPF), Komnas HAM menyebut penembakan dalam demo ricuh itu bukan dilakukan kepolisian.
Dari 10 orang yang tewas itu, sembilan di antaranya berada di Jakarta dan seorang lainnya di Pontianak, Kalimantan Barat.
Pihak kepolisian menolak hasil rapid assesment oleh Ombudsman RI atas penanganan aksi unjuk rasa dan kerusuhan 21-23 Mei.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved