Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT ini, semakin banyak masyarakat mulai beralih dari kendaraan bermesin bensin (ICE) ke mobil listrik (EV).
Namun, bagi pengemudi yang baru pertama kali mencobanya, pengalaman berkendara bisa terasa sangat berbeda.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, mengatakan ada sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan agar proses adaptasi berjalan aman dan nyaman.
"Hal pertama yang perlu diingat adalah karakter torsi instan mobil listrik. Mobil ICE menggunakan transmisi dengan beberapa gigi dan
memerlukan perpindahan supaya tenaga sesuai kecepatannya. sedangkan EV, biasanya hanya satu gigi karena torsi instan sejak awal, sehingga akselerasi lebih cepat dan halus serta terjadinya respons pedal yang spontan," kata Yannes, dikutip Sabtu (25/10).
Tidak seperti mobil bermesin konvensional yang memiliki beberapa gigi transmisi dan membutuhkan waktu untuk mencapai tenaga penuh, motor listrik mampu mengeluarkan torsi maksimum sejak awal. Artinya, hanya dengan sedikit tekanan pada pedal gas, mobil bisa langsung melaju cepat.
Tekanan yang terlalu dalam saat pertama menginjak pedal gas, bisa membuat mobil listrik 'melompat' jika dilakukan dengan 'kasar' dan mendadak. Karena itu, pengemudi disarankan tidak menekan pedal gas secara mendadak, terutama pada percobaan pertama.
"Biasakan injak pedal secara perlahan agar mobil tidak langsung melesat akibat torsi instan," jelasnya.
Selain itu, ia juga menyarankan untuk memanfaatkan fitur regenerative braking saat mengurangi kecepatan. Fitur yang umum ada di mobil listrik ini memungkinkan sebagian energi dari proses pengereman dikembalikan ke baterai, sehingga lebih efisien sekaligus membuat pengereman terasa lebih halus.
Bagi pemula, langkah terbaik sebelum menggunakan EV untuk aktivitas harian adalah berlatih di rute pendek dan kondisi aman.
"Saat mulai memakai pertama kali, disarankan berkendara di rute pendek dan situasi yang aman sebelum digunakan untuk aktivitas sehari-hari,
supaya lebih nyaman memahami respons akselerasi dan karakteristik EV yang berbeda," katanya.
Menurut Yannes, perbedaan terbesar antara kendaraan ICE dan EV terletak pada respons pedal gas dan pola akselerasi. Jika mobil bensin memerlukan perpindahan gigi agar tenaga sesuai dengan kecepatan, mobil listrik biasanya hanya memiliki satu gigi dan menghasilkan akselerasi yang lebih cepat dan halus.
"Intinya, practice makes perfect. Dengan latihan dan pemahaman karakter kendaraan, pengemudi akan lebih percaya diri serta bisa menikmati pengalaman berkendara listrik yang aman dan efisien," pungkas Yannes. (Ant/Z-1)
Penggunaan AC mobil yang tidak sehat ternyata memicu pemborosan BBM. Simak penjelasan ahli mengenai komponen AC dan tips perawatannya agar tetap efisien.
Pakar ITB Yannes Martinus Pasaribu ungkap alasan mobil Tiongkok ungguli merek Jepang di pasar Indonesia, mulai dari fitur melimpah hingga insentif EV.
Simak tips ahli otomotif ITB tentang cara merawat mobil saat ditinggal lama, mulai dari tekanan ban hingga urusan aki dan rem tangan.
Simak tips dari Suzuki untuk menghilangkan jamur membandel pada cat mobil menggunakan bahan rumahan seperti pasta gigi hingga cuka apel.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Salah satu fitur paling menonjol dari BYD Song Ultra EV adalah kemampuan flash charging yang memungkinkan pengisian daya baterai dari 10% hingga 70% hanya dalam waktu sekitar lima menit.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Psikolog Devi Yanti membagikan panduan memilih tempat penitipan anak (daycare) yang aman, legal, dan transparan guna mencegah kekerasan pada anak.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Dokter estetika dr. Dewita Kamaruddin menyarankan jamaah haji gunakan SPF 50-80 untuk proteksi maksimal di cuaca ekstrem Tanah Suci. Simak tips lengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved