Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA langkah sederhana ternyata dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar secara signifikan. Hal tersebut dapat dilakukan pemilik mobil di tengah tingginya harga bahan bakar minyak (BBM).
Pemilik mobil disarankan untuk melakukan perawatan rutin, menjaga tekanan ban yang optimal, menghindari akselerasi mendadak, dan banyak cara lainnya yang berpengaruh pada konsumsi BBM kendaraan, seperti yang dibagikan Toyota, Selasa (29/10).
Pastikan tekanan ban kendaraan Anda berada di tingkat (Pound per Square Inch-PSI) yang tepat. Umumnya, tingkat PSI yang direkomendasikan pabrikan mobil tertera di sejumlah pilar mobil. Beberapa mobil modern memunculkan informasi rekomendasi PSI di kluster MID maupun di layar head unit.
Toyota menyebut, ban yang dipompa dengan tepat berpotensi meningkatkan efisiensi bahan bakar sebesar 3,3%, sehingga hanya memakan lebih sedikit bahan bakar untuk menempuh jarak yang sama daripada ban yang kurang angin.
Jika melihat perubahan mendadak dalam penghematan bahan bakar mobil, ini bisa berarti mobil perlu segera diservis.
Filter ini mudah diganti dan dapat mempengaruhi jarak tempuh bahan bakar. Pergi ke bengkel mobil atau pusat servis resmi untuk melakukan servis sesegera mungkin jika lampu check engine menyala.
Meskipun tampaknya kendaraan berjalan dengan baik, ini bisa berarti ada masalah dengan mesin kendaraan.
Untuk setiap pengurangan 45 kilogram kargo yang diangkut dalam mobil, penghematan bahan bakar berpotensi berkurang 1%. Efek dari beban ekstra akan lebih dramatis jika kendaraan berukuran lebih kecil.
Isi bahan bakar dengan kadar bahan bakar yang direkomendasikan dalam buku panduan pemilik mobil. Ikuti jadwal perawatan yang direkomendasikan oleh produsen mobil seperti yang tertera pada buku panduan pemilik mobil.
Lakukan penggantian oli secara teratur sesuai interval yang disarankan. Selalu gunakan jenis oli yang direkomendasikan oleh produsen serta jenis cairan lainnya.
Saat keluar dari tempat pemberhentian, berakselerasilah secara perlahan. Hindari akselerasi mendadak yang 'kasar' karena hal itu dapat mengurangi penghematan bahan bakar.
Bersikaplah proaktif saat mengemudi, ketahuilah dan lebih peka terhadap tempat-tempat yang mengharuskan untuk mengerem, saat mendekati lampu merah atau tanda berhenti misalnya.
Melepaskan kaki dari pedal gas lebih awal sebelum mengerem lebih baik dari pada mengerem secara mendadak. Perpindahan gas ke rem yang begitu cepat, bahkan jeda kecil dalam akselerasi yang terbuang sangat berpengaruh pada konsumsi bahan bakar.
Jika melaju dengan kecepatan tinggi atau kecepatan tidak konstan, mobil akan mengonsumsi bahan bakar lebih banyak.
Hindari menghabiskan waktu terlalu lama untuk memanaskan mobil, ini adalah pemborosan bahan bakar.
Jangan juga mengemudi terlalu cepat, perhatikan suhu cairan pendingin mobil atau pengukur suhu sekitar, dan mulai lah mengemudi ketika mesin berada pada suhu operasi normal.
Pada musim panas, hindari mengemudi pada waktu-waktu terpanas dalam sehari.
Dengan mengemudi saat suhu udara lebih dingin, pengemudi dapat menghemat bahan bakar, sebab, udara yang lebih dingin lebih padat dan dapat membantu jarak tempuh bahan bakar.
Meskipun mungkin terlihat berlawanan dengan intuisi, gunakanlah AC atau pendingin. AC mobil modern sangat efisien dan mampu mengurangi hambatan pada mesin dibandingkan mengemudi dengan jendela terbuka pada kecepatan yang lebih tinggi. (Ant/Z-1)
Direktur CELIOS menilai rencana kenaikan harga Pertamax 92 tepat untuk kurangi beban APBN, namun ingatkan risiko migrasi konsumsi ke Pertalite.
Temuan BPK soal lemahnya cadangan BBM dan LPG memicu respons DPR. Legislator PDIP mendesak pemerintah segera bertindak demi ketahanan energi nasional.
Penggunaan AC mobil yang tidak sehat ternyata memicu pemborosan BBM. Simak penjelasan ahli mengenai komponen AC dan tips perawatannya agar tetap efisien.
Pakar ITB ingatkan risiko mesin rusak dan biaya perbaikan belasan juta rupiah akibat mencampur atau menurunkan oktan BBM saat harga naik.
anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ahmad Najib Qodratullah, mengingatkan pemerintah untuk terus berinovasi dalam melakukan transisi energi
Pakar otomotif ITB ingatkan risiko penurunan performa hingga kerusakan mesin jika nekat pakai BBM oktan rendah demi hemat biaya.
Pakar ITB Yannes Martinus Pasaribu ungkap alasan mobil Tiongkok ungguli merek Jepang di pasar Indonesia, mulai dari fitur melimpah hingga insentif EV.
Simak tips ahli otomotif ITB tentang cara merawat mobil saat ditinggal lama, mulai dari tekanan ban hingga urusan aki dan rem tangan.
Simak tips dari Suzuki untuk menghilangkan jamur membandel pada cat mobil menggunakan bahan rumahan seperti pasta gigi hingga cuka apel.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Salah satu fitur paling menonjol dari BYD Song Ultra EV adalah kemampuan flash charging yang memungkinkan pengisian daya baterai dari 10% hingga 70% hanya dalam waktu sekitar lima menit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved