Hadapi Kemarau, Komisi Irigasi Cianjur Bahas Skema Pembagian Air ke Lahan Pertanian

Benny Bastiandy
16/4/2026 20:10
Hadapi Kemarau, Komisi Irigasi Cianjur Bahas Skema Pembagian Air ke Lahan Pertanian
PEMBAGIAN AIR: Sebagai upaya antisipasi kemarau, Komisi Irigasi di Cianjur sudah membahas skema pembagian air bagi lahan pertanian.(Dok Istimewa)

KOMISI Irigasi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mulai membahas dampak terjadinya musim kemarau. Salah satunya berkaitan dengan skema pembagian air bagi lahan pertanian para petani.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, menjelaskan secara teknis, berkaitan dengan keirigasian ada Komisi Irigasi yang didalamnya terdiri dari berbagai elemen. Termasuk saat ini menghadapi kemarau, berbagai potensi dampak kondisi itu sudah mulai dibahas di Komisi Irigasi.

"Pembagian jatah air ini sangat penting karena dipastikan saat kemarau volumenya berkurang. Ini yang jadi salah satu pembahasan di Komisi Irigasi," kata Eri, Kamis (16/4).

Selain itu, kata Eri, dipersiapkan juga pompa-pompa air. Penyediaannya bekerja sama dengan dinas teknis. 

"Di kita ada sebagian. Tapi yang lebih fokus itu Dinas Pertanian (Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan)," ujarnya.

Di Kabupaten Cianjur terdapat 161 daerah irigasi yang merupakan kewenangan pemerintah daerah. Hampir 79% kondisinya layak. Sedangkan sisanya harus ditingkatkan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya