ATR/BPN Cianjur sudah Selesaikan 16 Ribu Sertifikat PTSL dari Kuota 22 Ribu

Benny Bastiandy
10/4/2026 18:30
ATR/BPN Cianjur sudah Selesaikan 16 Ribu Sertifikat PTSL dari Kuota 22 Ribu
Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Cianjur tahun ini mendapatkan kuota sertifikat PTSL sebanyak 22 ribu.(MI/BENNY BASTIANDY)

KUOTA sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tahun ini sebanyak 22 ribu. Hingga  April, Kantor Pertanahan Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menyelesaikan sekitar 16 ribu.

Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Cianjur, Ara Komara Sujana, mengatakan secara hitung-hitungan, jumlah sertifikasi PTSL yang belum selesai relatif tinggal sedikit. Pada bulan ini program PTSL di Kabupaten Cianjur bisa saja dituntaskan.

"Kalau mau diselesaikan, bulan ini juga bisa kami selesaikan," katanya, Jumat (10/4).
 
Dibanding daerah lain, lanjut dia, pelaksanaan sertifikasi PTSL di Kabupaten Cianjur terbilang lebih cepat. Sebab, di daerah lain ada yang masih tahap persiapan.

"Di daerah lain itu ada yang baru pelantikan tim. Nah, kita sudah menyelesaikan hampir 16 ribu," tuturnya.

Ara menyebutkan, program PTSL tahun ini relatif berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya. Pada tahun ini mulai dilaksanakan Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) atau pengukuran tanah yang dilakukan secara lengkap.

Pelaksana pengukuran lengkap dilakukan pihak ketiga yang telah ditetapkan pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN. Pengukuran dilaksanakan pada 2025 dan tahun ini mulai dilakukan proses sertifikasi.

"Tahun ini, ILASPP di Kabupaten Cianjur dilaksanakan di Kecamatan Cibinong tersebar di 14 desa. Ada sebanyak 72 ribu bidang tanah," terangnya.

Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Cianjur mengusulkan kembali ILASPP. Saat ini tahapannya pada proses pengurusan.

"Kita masih kebagian sekitar 3.000 hektare untuk ILASPP yang merupakan sisa 2025," ungkap Ara.

Dia menyebutkan, desa-desa yang belum mendapatkan program PTSL sudah mulai mengajukan. Namun, pengajuannya masih terkendala teknis pengukuran.

"Paling nanti yang masuk pengajuan PTSL itu kami akan alokasikan dulu ILASPP-nya," pungkasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner