Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan membentuk dan merekrut 50 orang relawan Komponen Cadangan (Komcad) guna memperbesar dan memperkuat kemampuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai komponen utama saat negara dalam keadaan bahaya atau darurat militer.
"Pemprov Kalsel akan membentuk sendiri Komcad menggunakan dana APBD untuk biaya pelatihannya. Ini bertujuan untuk membantu pemerintah pusat dalam menyiapkan komponen cadangan di daerah," ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalsel, Heriansyah, Minggu (15/3).
Saat ini rencana rekrutmen Komcad oleh Pemprov Kalsel tengah digodok di DPRD Kalsel terkait penganggaran pelatihan yang diperkirakan mencapai Rp40 juta per orang atau sebesar Rp2 miliar. Anggota Komcad berasal dari berbagai latar belakang profesi. "Tentu rekrutmennya akan sama dengan Komcad yang dibentuk pemerintah pusat," tuturnya.
Ditambahkan Heriansyah pembentukan Komcad ini diharapkan dapat terbentuk di 13 kabupaten/kota lainnya di Kalsel. Saat ini jumlah relawan Komcad yang dibentuk pemerintah pusat (Kemenhan) di Kalsel sebanyak 1.000 orang. Mereka sebagian besar berasal dari unsur karyawan perusahaan dan instansi vital di wilayah tersebut.
Komcad adalah sumber daya nasional berasal dari warga negara yang disiapkan secara sukarela untuk dimobilisasi guna memperkuat TNI menghadapi ancaman militer dan non-militer. Komcad berbasis pada sistem pertahanan rakyat semesta, dimana personil Komcad dididik militer dasar.
Komcad bertugas membantu pertahanan NKRI di bawah kendali Menhan/Panglima TNI. Dasar hukum pembentukan Komcad diatur dalam UU No. 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Setelah dilantik, anggota Komcad akan mendapatkan pangkat (Perwira, Bintara, atau Tamtama) berdasarkan ijazah pendidikan terakhir dan akan kembali ke profesi sipilnya setelah pendidikan selesai. (H-3)
SEBANYAK 2.019 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai kementerian/lembaga resmi mengikuti seleksi komponen cadangan (komcad)
SINAR Mas melanjutkan dukungannya terhadap upaya bersama membela negara dengan mengirimkan sumber daya terpilih untuk bergabung ke dalam Komponen Cadangan.
Dalam situasi dunia yang tidak menentu seperti sekarang ini, para pakar menekankan penting bagi Indonesia untuk memperkuat diplomasi dan komponen cadangan seperti yang dilakukan Tiongkok.
Data sementara terdapat 19.337 warga binaan yang lolos verifikasi. Jumlah itu hasil verifikasi dan asesmen awal.
Pemberian amnesti memiliki syarat tertentu, termasuk salah satunya syarat mengikuti program komcad, sementara grasi sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden.
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved