Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem berpotensi di 25 daerah di Jawa Tengah (2/3), gelombang tinggi dan air laut pasang juga masih berlangsung di perairan, sehingga diminta warga untuk diwaspadai kondisi cuaca tersebut karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi.
Pagi cuaca di Jawa Tengah berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang mengguyur secara merata, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 25 daerah di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Pantura serta Jateng bagian tengah.
Selain air laut pasang (rob) dengan ketinggian maksimum 1 meter di perairan utara hingga dapat berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga masih berlangsung di perairan selatan dan utara, cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang.
"Waspadai banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, karena masih berlangsung air laut pasang di perairan utara pada pukul 18.00-21.00 WIB cukup mengganggu aktivitas warga," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Doni Prastio Senin (2/3).
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter berlangsung di perairan utara, lanjut Doni Prastio, bahkan di perairan selatan Jawa Tengah dapat mencapai 4 meter, berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot apalagi disertai hujan dan badai membuat kondisi cukup mencekam.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N secara terpisah mengatakan kondisi cuaca di Jawa Tengah masih diguyur hujan ringan-sedang secara merata pada Senin (2/3), bahkan cuaca ekstrem meningkat di 25 daerah hingga dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Arif, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
"Sedangkan daerah lainnya berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara 60-95 persen," katanya. (H-2)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
Ibu kota India, New Delhi, mencatatkan suhu tertinggi 42,8 derajat Celsius pada Sabtu (25/4).
Cuaca panas ekstrem di Mekah jadi ancaman serius bagi jemaah haji. Petugas imbau tidak memforsir ibadah, jaga istirahat dan cairan demi hindari heat stroke.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem di 22 wilayah Jawa Tengah dan banjir rob setinggi 1 meter di pesisir utara pada Selasa (28/4). Cek daftar daerahnya.
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 22 daerah Jawa Tengah hari ini. Waspada hujan lebat, angin kencang, serta banjir rob di pesisir utara (Pantura).
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah 21-22 April 2026 yakni hujan dengan intensitas ringan-sedang masih mendominasi daerah. Cuaca ekstrem berpotensi di 13 daerah malam hingga dini hari,
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 21 daerah Jawa Tengah dan kenaikan rob di Pantura pada Selasa (21/4). Warga diminta waspada bencana hidrometeorologi.
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 15 April 2026 : Waspada Cuaca Ekstrem di 21 Daerah
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah selama masa pancaroba. Musim kemarau 2026 diprediksi mulai merata pada Mei mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved