Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra masih terbilang besar. Saat ini terpantau sebanyak 1.001 titik panas di Pulau Sumatra dengan jumlah terbanyak masih didominasi Sumatra Selatan sebanyak 733 titik.
Itu dikatakan forecaster on duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Mia Vadilla, Kamis (5/10). Selain Sumatra Selatan, jumlah terbanyak terdapat di Bangka Belitung 106 titik, Lampung 105 titik, Sumatra Barat 24 titik, Riau 18 titik, Jambi 13 titik, Sumatra Utara dan Kepulauan Riau masing-masing satu titik panas.
Adapun sebanyak 18 titik panas di Riau diketahui terdeteksi di Rokan Hulu 8 titik, Bengkalis 4 titik, serta Pelalawan dan Indragiri Hilir masing-masing 2 titik, lalu Siak dan Indragiri Hulu masing-masing 1 titik panas. Sementara operasi pemadaman karhutla oleh tim gabungan masih terus berlangsung meskipun hujan ringan telah mengguyur sebagian wilayah Riau. Hujan juga membuat kabut asap karhutla dengan kualitas udara tidak sehat sedikit menipis.
"Untuk hari ini kita masih melakukan pemadaman di tiga TKP karhutla Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar," kata Komandan Manggala Agni Daops Pekanbaru Chaerul Parsaulian Ginting kepada Media Indonesia, Kamis (5/10). Saat ini karhutla telah memasuki hari ke-7 di Jalan Uka Ujung, perbatasan Kampar dengan Pekanbaru. Sedangkan hari ke-2 di Jalan Perwira dan hari ke-1 di Perumahan Naila, Kampar.
"Untuk semua lokasi merupakan tanah gambut," jelasnya. Semua lokasi karhutla punya bekas tebasan. Hal itu diduga perilaku warga untuk melakukan pembukaan lahan.
Ia menerangkan, untuk luas karhutla di Jalan Uka telah mencapai 7 hektare (ha). Sedangkan karhutla di Jalan Perwira sekitar 2 ha, dan perumahan Naila mencapai 1 ha. "Karhutla di lokasi ini sudah dilidik (penyelidikan) polisi," tukasnya.
Chaerul juga menambahkan, saat ini kondisi kabut asap sudah agak menipis. Hal itu karena sebagian wilayah Riau telah diguyur hujan ringan. "Tolong doakan hujan segera turun di lokasi kejadian," harapnya. (Z-2)
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Dari penanganan kebakaran lahan selama hampir empat bulan ini luas lahan terbakar di Kota Pekanbaru mencapai 32,9 hektare.
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved