Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur melakukan water bombing untuk memadamkan kebakaran di atas Gunung Lawu, Jawa Timur.
"Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Lawu di Ngawi dan Magetan sudah meluas hingga 1.100 hektare. Karenanya, pemadaman harus menggunakan water bombing," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur (Jatim) Gatot Soebroto di Surabaya, Selasa (3/10).
Baca juga: Ratusan Hektare Sawah Sultra Gagal Panen akibat Krisis Air
Sejumlah persiapan untuk water bombing dilakukan, mulai dari survei lokasi pendaratan helikopter, lokasi pengambilan air di Telaga Sarangan, hingga menentukan titik lokasi karhutla yang menjadi target pemadaman. "Dengan demikian, pada saat heli nanti beroperasi bisa lebih efektif," katanya.
Selain itu, BPBD Jatim bakal berkoordinasi dengan BPBD Jateng untuk melakukan pemadaman bersama. Sebab luasan kebakaran mulai memasuki wilayah Karanganyar, Jateng.
Baca juga: Dana Rp224 M untuk Pilkada Sulsel 2024 sudah Disepakati
Sejak karhutla mulai melanda Gunung Lawu, tim pemadam gabungan sudah melakukan pemadaman. Salah satunya menerjunkan tim pemadam jalur darat. Namun untuk sekarang ini, tim jalur darat difokuskan untuk membuat petak ilalar atau sekat yang terbuat dari bebatuan untuk mencegah kebakaran merambat. "Agar kebakaran tidak melebar ke mana-mana nantinya," kata Gatot. (Z-2)
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Dari penanganan kebakaran lahan selama hampir empat bulan ini luas lahan terbakar di Kota Pekanbaru mencapai 32,9 hektare.
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved