Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, memperkirakan lahan di kawasan Hutan Lindung Gunung Soputan seluas lebih dari seribu hektare terbakar.
Kepala Bidang Kadaruratan dan Logistik, BPBD Minahasa Tenggara Dontry Wongkaren mengungkapkan kebakaran terjadi sejak Jumat (1/9). Di hari yang sama, kobaran api sempat dipadamkan oleh aparat pemerintah desa dan kecamatan dibantu masyarakat sekitar. Namun, api kembali muncul pada Sabtu (2/9) dan masih terus berkobar hingga Minggu (3/9) malam.
"Hingga sekarang ini belum terkonfirmasi apa yang menjadi penyebab kebakaran kawasan hutan lindung tersebut," ujar Dontry.
Baca juga: KLHK Segel Empat Perusahaan di Kalbar terkait Karhutla
Saat ini, api semakin meluas karena embusan angin yang bertiup cukup kencang. Upaya pemadaman pun terus dilakukan
Dontry menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dalam penanggulangan bencana tersebut. Beberapa pemangku kepentingan yang berpartisipasi aktif di antaranya BPBD Kabupaten Mitra, BPBD Provinsi Sulawesi Utara dan tim, jajaran Satpol PP, Polhut, Manggala Agni, dinas sosial, Tagana serta pemerintah daerah sekitar, seperti Pemkab Minahasa.
Baca juga: Kebakaran Hutan Gunung Sumbing Belum Berhasil Dipadamkan
"Kami berharap warga tidak melakukan aktivitas di kaki hutan lindung Gunung Soputan karena dapat membahayakan keselamatan jiwa," tandasnya. (Ant/Z-11)
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Dari penanganan kebakaran lahan selama hampir empat bulan ini luas lahan terbakar di Kota Pekanbaru mencapai 32,9 hektare.
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved