Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Sumatra Barat (Sumbar) bersiaga menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Koordinasi dilakukan dengan mengadakan Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Pantai Sago, Nagari Sago Salido, Salido, Kecamatan IV Jurai, Senin, (13/3).
Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi Dinas Kehutanan Provinsi Sumatra Barat yang telah melaksanakan apel siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di kawasan objek wisata Pantai Sago.
"Saya berharap dengan adanya Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di kawasan objek wisata Pantai Sago ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan," katanya, saat menghadiri apel tersebut.
Baca juga: KLHK Waspadai Peningkatan Karhutla di Sejumlah Daerah
Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar mengatakan Kabupaten Pesisir Selatan memiliki kawasan hutan dan lahan yang mesti dijaga dari bencana karhutla. Oleh karena itu, apel siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat itu dapat mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.
Pada kesempatan itu, Mahyeldi menyerahkan piagam penghargaan kepada Walinagari Sago Salido, Syafriadi, atas dukungan dan partisipasinya dalam penyelenggaraan Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan tingkat provinsi di kawasan objek wisata Pantai Sago.
Baca juga: Antisipasi Karhutla, Pemkab OKU Timur Ingatkan Petani Tidak Bakar Lahan
Selain itu, Mahyeldi juga melihat keadaan Pantai Sago yang dilanda abrasi. Terkait hal itu, gubernur diharapkan untuk dapat segera merealisasikan perencanaan pembangunan batu Jety di Pantai Sago, agar abrasi pantai segera dapat teratasi.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Dari penanganan kebakaran lahan selama hampir empat bulan ini luas lahan terbakar di Kota Pekanbaru mencapai 32,9 hektare.
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved