Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KAUM perempuan memiliki peran yang sangat vital dan menjadi garda terdepan terutama dalam melindungi keluarga, anak, dan lingkungan sekitarnya dari paham radikalisme dan terorisme. Apalagi, paham tersebut kini mulai menyasar kepada anak di usia dini.
Hal itu dikatakan Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mayjen TNI Nisan Setiadi pada acara dialog bertajuk 'Perempuan TOP (Teladan, Optimis, dan Produktif) Viralkan Perdamaian', di Komplek Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Rabu (27/7).
"Perempuan memiliki posisi yang sangat vital dalam keluarga, komunitas, bahkan masyarakat secara luas. Karena kaum perempuan memiliki peran strategis dalam membentengi keluarga dan masyarakat, dari segala bentuk penyebaran radikalisme dan terorisme," kata Mayjen Nisan Setiadi dalam keterangannya, Rabu.
Acara dialog ini digagas Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Lampung ini dihadiri oleh kurang lebih 100 perempuan dari berbagai unsur suku, agama, dan latar belakang di Lampung.
Nisan juga menyampaikan bahwa para perempuan, khususnya ibu, diharapkan dapat membekali dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak, keluarga, dan masyarakat secara luas.
"Perempuan atau ibu adalah pendidikan pertama dan utama bagi anak, sehingga diharapkan dapat membekali lingkungannya dengan nilai wawasan kebangsaan, wawasan keagamaan, dan kearifan lokal dalam keluarga yang menjadi sangat efektif dalam mencegah penyebaran paham radikal," ujar alumnus Akmil 1988 ini.
Mantan Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Pussenarhanud) Kodiklatad ini menambahkan, terorisme sendiri menjadi ancaman bagi peradaban modern dan merupakan kejahatan bagi perdamaian dan keamanan umat manusia.
"Mohon maaf, teroris bukan agama. Teroris ya teroris, artinya berbuat kekerasan. Terorisme membajak agama, semua agama melarang dan tidak menghendaki kekerasan," terang perwira tinggi yang pernah menjabat sebagai Danrem 084/Bhaskara Jaya ini.
Baca juga: BIN tetap Gencarkan Vaksinasi Covid-19 di Sumbar meski Kasus Melandai
Berdasarkan pada hasil survei yang dilakukan oleh BNPT pada 2020 lalu menyatakan bahwa faktor yang paling efektif dalam mereduksi potensi radikalisme secara berturut-turut ialah inseminasi media sosial, internalisasi kearifan lokal, perilaku kontra radikal, dan pola pendidikan keluarga pada anak.
"Sehingga tujuannya diadakan acara ini adalah bagaimana memberdayakan kaum perempuan untuk bisa menjadi agen perubahan, membawa keluarga, anak dan lingkungan untuk mencintai nilai kebangsaan dan cinta Tanah Air," kata Nisan.
Tidak hanya itu, ia juga mengatakan BNPT sangat serius dalam upaya pemberdayaan kaum perempuan melalui upaya penguatan peran perempuan. Hal itu dilakukan melalui program wawasan kebangsaan, wawasan keagamaan, dan kewirausahaan.
Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan dalam sambutannya turut mengapresiasi dan siap mendukung segala upaya yang dilakukan oleh BNPT dan FKPT sebagai mitra dalam pencegahan radikalisme dan terorisme di daerah.
"Kegiatan ini sangat urgen dan strategis sebagai salah satu upaya dalam rangka pencegahan, dan penanggulangan radikalisme dan terorisme, khususnya di kalangan perempuan. Karena salah satu fenomena yang mengkhawatirkan saat ini, yakni virus ideologi radikalisme yang telah menginfeksi penduduk Indonesia," kata Gubernur.
Menurutnya, kondisi ini berpotensi mengancam keutuhan NKRI yang dibangun atas dasar ideologi negara yaitu Pancasila, karena radikalisme merupakan paham hulu yang berhilir atau berujung pada tindakan terorisme.
"Bahwasanya radikalisme adalah paham hulu yang berhilir pada terorisme. Saya berharap FKPT bisa menjalankan fungsInya dan jangan segan untuk berkoordinasi, konsultasi dan saling mendukung. Oleh karena itu saya siap memfasilitasi Lampung untuk penanggulangan terorisme," ujar Arinal.
Dalam kesempatan itu turut hadir Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid, dan pengamat sosial dari Universitas Indonesia Dr Devie Rahmawati, dan dosen sosiologi Universitas Lampung Dra Handi Mulyaningsih sebagai pembicara. (RO/OL-16)
Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Lampung Timur tahun 2026 sukses mencatat perputaran uang Rp10,048 miliar melalui Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam.
KETUA Umum DPP PSI Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus pelantikan pengurus DPW PSI Lampung.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka Festival UMKM 1001 Malam di Lampung Timur. Ajang penguatan 51 ribu UMKM dan ekonomi kerakyatan.
Seorang ABK asal Lampung Selatan dipulangkan dari Mimika setelah tiga tahun bekerja tanpa upah dan menjadi korban sindikat tenaga kerja ilegal.
Profesor BRIN Thomas Djamaluddin memastikan benda langit viral di Lampung dan Banten pada 4 April adalah sampah roket Tiongkok CZ-3B yang terbakar di atmosfer. Simak kronologinya!
OBSEVATORIUM Astronomi Itera Lampung (OAIL) akan menggelar pengamatan fenomena Gerhana Bulan Total yang diperkirakan terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026.
WIC Jakarta sukses gelar Konferensi Biennial WCI ke-17. Fokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pelestarian warisan budaya di era transformasi.
PT IWIP mendobrak stigma gender di industri pertambangan melalui pelatihan operator alat berat dan lingkungan kerja inklusif bagi perempuan di Maluku Utara.
Dokter spesialis ingatkan pentingnya pap smear meski sudah vaksin HPV. Simak data kasus kanker serviks di Indonesia dan program skrining gratis Kemenkes.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Psikiater dr. Elvine Gunawan menjelaskan bagaimana pola asuh kritikal memicu self-stigma dan membuat perempuan sulit terbuka saat menghadapi masalah.
Psikiater dr. Elvine Gunawan memperingatkan bahaya PMDD saat menstruasi, terutama jika muncul keinginan menyakiti diri. Simak gejalanya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved