Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ASIK main telepon genggam saat evaluasi penanganan stunting tingkat kecamatan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Blasius Hengky Sali dimarahi oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo. Usai memarahi, orang nomor satu di Kabupaten Sikka itu langsung mengusir yang bersangkutan, Rabu (25/5), Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Peristiwa itu berawal saat Fransiskus Roberto Diogo memimpin rapat evaluasi penanganan stunting yang berlangsung di Kantor Bupati Sikka. Dalam evaluasi, wajah Bupati Sikka tampak merah melihat Kadis Ketahanan Pangan tersebut sedang fokus menekan telepon selulernya.
Keasikan Hengky itu ternyata terpantau oleh Bupati Sikka. Bupati pun langsung memarahi. "Pak Hengky kalau tidak puas keluar, keluar. You keluar dari ruangan ini. Kau main hape apa?" ujar Bupati Sikka.
Fransiskus kembali melontarkan pernyataan bahwa yang bersangkutan tidak layak menjadi Kadis Ketahanan Pangan. "Kamu tidak pantas menjadi Kepala Dinas. Bupati omong kamu menggerutu-menggerutu. Kau pintar apa kau? Keluar dari ruangan ini," tuturnya.
Baca juga: Diperkosa Mantan PSK, Remaja 16 Tahun di Nunukan Depresi
Mendengar pernyataan Bupati Sikka tersebut, Hengky langsung berdiri dan meninggalkan dari ruangan rapat evaluasi penanganan stunting. Hengky mengaku dirinya diusir oleh Bupati Sikka karena sedang bermain handphone.
Ia pun meluruskan bahwa dirinya tidak bermain handphone. Kata dia, dirinya sedang mengetik pesan untuk mengirimkan kepada Kadis Pariwisata agar bisa menghubungi Kepala Dinas Pertanian. "Saya tidak bermain handphone, tetapi saya sedang mengetik pesan mau kirim ke Kadis Pariwisata Pet Poling untuk menghubungi Kepala Dinas Pertanian Jemi Sadipun. Itu saja. Saya tidak bermain HP," tegas dia. (OL-14)
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Kemenkes RI luncurkan Konsorsium 1000 HPK bersama Rabu Biru Foundation untuk mengintegrasikan intervensi kesehatan ibu dan anak demi target Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat prevalensi stunting di wilayah tersebut berada di kisaran 26,1 persen dan ditargetkan turun sebesar lima persen pada 2026.
Studi IHDC mengungkap hubungan signifikan antara stunting, anemia, dan rendahnya kemampuan working memory pada anak usia sekolah di Indonesia.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan targetkan angka stunting turun ke 7% pada 2026 melalui kolaborasi stakeholder dan penguatan peran SPPG.
IDAI ingatkan orangtua mengenai pentingnya kurva pertumbuhan untuk pantau tumbuh kembang anak secara akurat dan cegah salah diagnosis stunting.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved