Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel bersiap menghadapi kebakaran lahan. Asisten Bidang Administrasi dan Umum Kabupaten OKI, Lubis mengatakan semua pihak harus bersiap mengatasi kebakaran lahan kendati hujan masih membasahi lahan gambut di OKI yang rawan terbakar.
"Karhutla ini adalah masalah bersama, maka dari itu seluruh stakeholder agar bisa menggerakkan segala upaya dalam hal pencegahan dan kolaborasi untuk mewujudkan semua ini," kata dia, kemarin.
Meskipun tahun lalu tidak ada kasus kebakaran hutan, kebun dan lahan serius, Lubis mengatakan deteksi dini mesti segera dilakukan dengan mengecek kesiapsiagaan seluruh sektor. "Meski kita masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19, jangan sampai Karhutlah ini akan menjadi bencana berikutnya," terang dia.
Sementara Listiadi Martin, Kepala BPDB OKI menegaskan OKI mengedepankan upaya pencegahan dari pada pemadaman. "Kita selalu menekankan upaya pencegahan dibandingkan pemadaman karena langkah ini lebih efektif untuk menghindari dampak yang luas," kata Listiadi.
Ia menyampaikan strategi pencegahan menghadapi karhutla bersama stakeholder di OKI, yaitu dengan cara edukasi masyarakat, pemahaman dan kapasitas pengelolaan hutan dan lahan, serta potensi ekonomi lokal dan pengolahan hasil produksi hutan dan lahan agar bernilai tambah bagi masyarakat.
"Kita banyak dukungan program dari program Strengthening Indonesian Capacity for Anticipatory Peat Fire Management (SIAP IFM) bersama NGO Kemitraan Indonesia, untuk mereplikasi pola pencegahan Karhutbunlah dengan sistem klaster yang dinilai sukses di Afrika Selatan," terang dia.
Ia menuturkan deteksi dini dan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan dapat mencegah kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. (OL-15)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Wilayah rawan karhutla di Bangka antara lain Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Dari penanganan kebakaran lahan selama hampir empat bulan ini luas lahan terbakar di Kota Pekanbaru mencapai 32,9 hektare.
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved