Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan menjadikan penanganan stunting dan gizi buruk sebagai salah satu prioritas pembangunan bidang kependudukan. BKKBN akan menggelar Rakerda Bangga Kencana 2021 dan pendataan keluarga se Kalsel.
Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, Jumat (26/2), mengatakan BKKBN memiliki peran strategis dalam pembangunan manusia Indonesia khususnya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) melalui pendekatan keluarga.
"Salah masalah bidang kependudukan di Kalsel adalah stunting. Karena itu mendukung upaya BKKBN dalam penanganan stunting ini, melalui sinergi dengan program pemerintah pusat sehingga terencana dengan baik," katanya.
Secara nasional angka stunting pada 2020 sekitar 27,6 persen dan diharapkan pada 2024 menurun menjadi 14 persen. Adapun faktor penyebab Stunting di Indonesia adalah kurangnya pengetahuan ibu akan gizi dan pola asuh 1000 HPK, infeksi bayi secara berulang, terbatasnya layanan kesehatan dan sanitasi yang buruk.
Di Kalsel hingga 2018 berdasarkan data E-PPGBM angka stunting di Kalsel sebesar 22,2%, sedangkan dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 tercatat sebesar 33%. Angka stunting di Kalsel ditargetkan turun hingga 20 persen.
baca juga: Angka Stunting di Indonesia Masih Lebih Tinggi dari Toleransi WHO
Kepala BKKBN Kalsel, Ramlan MA, sebelumnya memaparkan capaian kinerja dan perkembangan pembangunan kependudukan keluarga berencana di Kalsel. Ada tiga poin utama yang dilaporkan yakni rencana Rakerda Bangga Kencana 2021 di Banjarmasin, pendataan keluarga serta perkembangan penanganan stunting.
"Dalam waktu dekat kitab akan menggelar Rakerda Bangga Kencana 2021 se Kalsel dan pendataan keluarga yang akan dimulai pada 1 April hingga 31 Mei 2021 mendatang. Kami mohon dukungan dari pemerintah provinsi, kabupten/kota termasuk masyarakat dalam rangka kegiatan pendataan keluarga 2021 ini," ujar Ramlan.
BKKBN juga meminta dukungan penuh terhadap percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas kampung KB. (OL-3)
Kemenkes RI luncurkan Konsorsium 1000 HPK bersama Rabu Biru Foundation untuk mengintegrasikan intervensi kesehatan ibu dan anak demi target Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat prevalensi stunting di wilayah tersebut berada di kisaran 26,1 persen dan ditargetkan turun sebesar lima persen pada 2026.
Studi IHDC mengungkap hubungan signifikan antara stunting, anemia, dan rendahnya kemampuan working memory pada anak usia sekolah di Indonesia.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan targetkan angka stunting turun ke 7% pada 2026 melalui kolaborasi stakeholder dan penguatan peran SPPG.
IDAI ingatkan orangtua mengenai pentingnya kurva pertumbuhan untuk pantau tumbuh kembang anak secara akurat dan cegah salah diagnosis stunting.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Selain padi, Kalsel mencatat produksi cabai besar mencapai 11 ribu ton dan cabai rawit 14 ribu ton, yang efektif meredam gejolak harga komoditas.
BMKG melaporkan gempa dangkal beruntun guncang Balangan dan Tabalong, Kalsel. Simak analisis pemicu sesar lokal dan imbauan keselamatan terbaru di sini.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, melalui penggunaan transaksi nontunai seperti QRIS.
POPULASI ikan sapu-sapu (hypostomus plecostomus), juga memenuhi sungai-sungai di sejumlah wilayah perkotaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Penangkapan ini mempertegas bahwa Kalimantan Selatan masih menjadi jalur transit utama bagi jaringan internasional tersebut.
Tingginya intensitas bencana alam dan keterbatasan fiskal berpengaruh pada kinerja pembangunan di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved