Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggagalkan upaya penyelundupan 30 ribuan ekor baby lobster di daerah Kuala Jambi, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi, Jumat (18/12).
Menurut Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, puluhan ribu baby lobster yang ditemukan dalam satu unit truk di daerah Teluk Majelis, Kuala Jambi tersebut, diduga kuat akan diselelundupan ke luar negeri melalui perairan pantai timur Sumatera, Jambi.
Didampingi Kapolres Tanjungjabung Timur AKB Deden Nurhidyatullah, saat ekspose di halaman Mapolda, Jumat siang, Kapolda menyebutkan, upaya kejahatan ekonomi itu terungkap saat anggota reserse narkoba Polres Tanjungjabung, hendak menangkap An, seorang tersangka kasus narkoba.
Saat itu, polisi menangkap An bersama dua temannya Ro dan Rah yang sedang berada di sebuah truk. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan paket narkoba jenis sabu seberat 1 gram. Merasa curiga anggota kemudian memeriksa isi muatan dalam bak truk yang tertutup rapat.
Dalam pemeriksaan, polisi menemukan puluhan box berisi baby lobster di truk tersebut. Kepada petugas, An mengakui puluhan box baby lobster tersebut diangkut dari daerah Sebapo, Kabupaten Muarojambi untuk dibongkar di daerah perairan Kuala Jambi.
Dari pengakuan ketiga tersangka, sebut Kapolda, ribuan baby lobster tersebut usai dibongkar di daerah Desa Teluk Majelis, Kecamatan Kuala, melalui pihak lain akan dikirim ke luar negeri melalui jalur laut.
Ketiga tersangka mengaku mengangkut baby lobster dari Sepabo, Muarojambi, Kamis (17/12) malam. Mereka mengaku sudah dua kali mengangkut muatan serupa ke daerah yang sama dengan upah angkut Rp300 Ribu untuk sopir dan masing-masing Rp200 ribu untuk kernet truk.
Kapolda menegaskan akan mengusut kasus penyelundupan baby lobster bernilai lebih dari Rp6 miliar tersebut sampai tuntas. Ketiga tersangka berikut alat bukti truk pengangkut saat ini sudah ditahan untuk diperiksa intensif.
Lebih jauh, Kapolda menyatakan akan bekerja sama dengan pihak Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BPIKM) Jambi untuk melakukan upaya penyelamatan puluhan ribu baby lobster tersebut dan dalam wkatu dekat dilepasliarkan ke habitat yang dinilai cocok. (R-1)
Polda Jambi menggerebek lokasi penyuntikan gas subsidi ke tabung nonsubsidi di kebun sawit Muarojambi. Ratusan tabung gas disita sebagai barang bukti.
Pengiriman semen tercatat meningkat seiring berjalannya proyek-proyek infrastruktur di wilayah Jambi.
Pemerintah daerah dan pelaku usaha kehutanan memperkuat kolaborasi untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) dinilai masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah, terutama melalui penerimaan Dana Bagi Hasil.
KEKERASAN terhadap Orang Rimba atau warga Suku Anak Dalam (SAD) dengan petugas security kembali terjadi di areal perusahaan perkebunan kelapa sawit di Jambi.
Baznas terus memperluas dan mengembangkan program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk ZChicken, agar semakin banyak mustahik yang dapat naik kelas.
Kendaraan di dalam truk kontainer itu, merupakan sebagian dari hasil pembongkaran kasus penyelundupan ribuan kendaraan bermotor ke luar negeri secara ilegal
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/SL berhasil menggagalkan penyelundupan 192 botol miras ilegal di Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara.
Kepercayaan penuh yang diberikan Presiden Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit merupakan fondasi yang kuat bagi operasionalisasi agenda anti-penyelundupan.
WN Vietnam ditahan usai penyelundupan 796,34 kg sisik trenggiling di Pelabuhan Merak terungkap. Kasus ini diduga terkait jaringan lintas negara.
BALAI Gakkum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara terus mendalami perkara penyelundupan sisik trenggiling yang diungkap dari kapal asing berbendera Vietnam.
Para tersangka mengaku telah melakukan penyelundupan sebanyak dua kali dengan total volume mencapai 11,2 ton pasir timah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved