Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERKAT kerja sama masyarakat dengan petugas Bhayangkara pembina keamaman dan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas), tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi, Polres Muaro Jambi, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 31 kg narkoba, jenis sabu asal Bengkalis tujuan Pulau Jawa.
Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi kepada awak media di Mapolda Jambi, Senin (5/10) menjelaskan, barang bukti narkoba jenis sabu tersebut sempat dibuang kawanan dalam dua buah tas ke area perkebunan kelapa sawit di wilayah Kabupaten Muarojambi, pada Jumat pekan lalu (2/10).
Aksi kawanan yang diduga anggota sindikasi narkoba internasional itu terlihat oleh warga. Mereka melaporkannya ke perangkat desa dan petugas bhabinkamtibmas setempat. Dari info ini petugas mengembangkan temuan tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih atas informasi masyarakat kepada perangkat desa dan aparat kepolisian. Semoga kebersamaan ini bisa terus berjalan," kata Firman Shantyabudi.
Sewaktu tas diperiksa petugas di Mapolres Muarojambi, ditemukan sekitar 31 kg narkoba diduga jensi sabu dalam belasan kemasan. Tim Polres Muaro Jambi langsung berkoordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Jambi, dan berhasil membekuk lima kawanan pembuang sabu yang berputar arah menuju Riau melalui jalan lintas timur Sumatera.
Kelima anggota kawanan merupakan warga Bengkalis , Riau. Berinisial Rt, Zr, Rd, Fh, dan Md. Kelimanya bersama barang bukti sabu bernilai sekitar Rp31 miliyar diamankan di Mapolda Jambi.
Disampaikan Firman, dari pengakuan sementara para tersangka kepada penyidik, aksi terlarang tersebut sudah yang ketiga kalinya dilakukan. Dua kali aksi penyelundupan sebelumnya, kawanan sukses mengirim sabu tujuan pulau Jawa, masing-masing 10 kg dan 20 kg.
"Ini yang ketiga kalinya sudah lolos pertama 10 Kg, yang kedua 20 Kg dan ini 30 Kg, moga-moga bisa dikembangkan sampai kepada jaringannya karena dugaannya kita ini jaringan internasional," kata Irjen Firman.
Kapolda menyatakan, pihaknya akan berusaha mengungkap tuntas kasus kejahatan narkoba tersebut. (OL-13)
Baca Juga: Kasus Narkoba Meningkat selama Pandemi
Kedua tersangka merupakan residivis kambuhan yang tercatat sudah berulang kali masuk penjara akibat kasus serupa pada tahun 2010 dan 2022
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis tembakau sintetis atau yang dikenal dengan sebutan "sinte".
Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan di 14 tempat kejadian perkara (TKP) pada lima kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Perubahan pola peredaran narkoba yang semakin canggih menuntut kewaspadaan dari semua pihak, termasuk di lingkungan pendidikan dan keluarga.
Berdasarkan informasi yang diterima dari BNN mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait penggunaan narkotika oleh WNA di sebuah penginapan, Tim Patroli Kantor Imigrasi Ngurah Rai
Petugas berhasil mengamankan MA diduga sebagai pengedar sabu beserta 11 paket narkotika siap edar.
Polda Jambi menggerebek lokasi penyuntikan gas subsidi ke tabung nonsubsidi di kebun sawit Muarojambi. Ratusan tabung gas disita sebagai barang bukti.
Pengiriman semen tercatat meningkat seiring berjalannya proyek-proyek infrastruktur di wilayah Jambi.
Pemerintah daerah dan pelaku usaha kehutanan memperkuat kolaborasi untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) dinilai masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah, terutama melalui penerimaan Dana Bagi Hasil.
KEKERASAN terhadap Orang Rimba atau warga Suku Anak Dalam (SAD) dengan petugas security kembali terjadi di areal perusahaan perkebunan kelapa sawit di Jambi.
Baznas terus memperluas dan mengembangkan program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk ZChicken, agar semakin banyak mustahik yang dapat naik kelas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved