Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIMAS dan Rembang jadi perhatian. Di era belajar daring karena pandemi, Dimas Ibnu Alias harus tetap datang ke SMP Negeri 1 Rembang, Jawa Tengah, karena tidak mempunyai gawai.
Sendiri di kelas tidak jadi soal. Setiap pagi, anak seorang nelayan, Didik Suroyo, itu diantar ibunya, Asiatun, ke sekolah dengan sepeda. Beberapa guru sudah siap dan tetap hadir di kelas. Dari satu pelajaran ke pelajaran lainnya, mereka setia menemani Dimas meski sendiri.
“SMP Negeri 1 Rembang memberi kesempatan kepada siswa untuk tetap belajar tatap muka karena ada beberapa orangtua murid yang tidak memiliki gawai. Namun, baru Dimas yang ke sekolah tiap hari,” ujar Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Rembang Isti Chomawati.
Ketiadaan gawai juga dialami siswa di SD Negeri 01, Desa Cabak, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Saking banyaknya, Hartono, guru di sekolah itu, harus berkeliling dari rumah ke rumah mendatangi siswanya.
“Total ada 185 siswa yang seharusnya belajar daring, tapi tidak bisa melakukannya karena tidak ada gawai. Saat ini, saya hanya bisa mendatangi 32 siswa yang duduk di kelas VI saja,” kata Hartono.
Sri Sumarsih, guru SDN Kedung Waduk 1, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, juga harus mendatang i sejumlah siswanya karena alasan serupa. “Banyak yang tidak punya telepon seluler, komputer jinjing, dan sering kali sinyal internet juga sulit,” keluhnya.
Belajar pun digelar di rumah atau di musala. “Semua guru di SDN Kedung Waduk 1 harus turun ke rumah-rumah siswa,” tandasnya.
Kondisi penjangkitan covid-19 di Jawa Tengah belum memungkinkan menggelar pembelajaran dengan tatap muka. “Para guru sudah bertindak keren. Mereka peduli, mau mendatangi siswa atau tetap mengajar siswa di sekolah,” ujar Gubernur Ganjar Pranowo.
Persoalannya memang bukan sekadar punya dan tidak punya gawai. Soal area blankspot juga jadi masalah di banyak perdesaan. Siapa peduli? (AS/WJ/HT/YH/AP/N-3)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Psikolog Sani Budiantini menekankan pentingnya kesiapan mental orangtua dalam menghadapi reaksi anak saat implementasi PP Tunas dan pembatasan gawai.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Aktivitas fisik dan sosial tidak hanya efektif mengalihkan perhatian dari layar, tetapi juga mendorong perkembangan interaksi anak dengan lingkungan sekitar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved