Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH sepekan lebih, bahan bakar minyak (BBM) langka di Kabupaten Lembata, NTT. Antrian panjang menjadi pemandangan lazim di SPBU dan agen Penjualan Minyak dan Solar (APMS) di dalam kota Lewoleba, Kecamatan Nubatukan dan Balauring di Kecamatan Omesuri.
Kondisi ini memunculkan sejumlah pedagang nakal, menaikan sesuka hati harga jual BBM eceran. Padahal Pemerintah setempat telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang wajib dipatuhi penjual BBM eceran. HET juga ditetapkan Pemerintah guna membendung spekulan nakal mencekik leher warga.
Aktivitas Warga di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur satu pekan belakangan nyaris lumpuh akibat kelangkaan BBM. Kelangkaan BBM yang terus terjadi di Kabupaten Lembata memicu kenaikan harga Premium dan Pertalite hingga Rp50 ribu/liter di tingkat pengecer.
Baca Juga: Pacar Karyawati BUMN Pembuang Bayi jadi Tersangka
Belum jelas alasan kelangkaan BBM tersebut, namun menurut pemerintah setempat ada keterlambatan pengiriman karena ada penyesuaian quota BBM dari Pertamina untuk wilayah Kabupaten Sikka, Flores Timur dan Lembata.
Pantauan mediaindonesia.com, Rabu (22/7), harga jual BBM jenis premium dan pertalite di dalam kota Lewoleba mulai mencekik warga. Di mana-mana warga mengeluhkan harga jual BBM eceran mencapai Rp50 ribu/liter.
Pedagang eceran BBM berdalih, jika kenaikan harga di tingkat eceran sebagai hal wajar. Sebab mereka juga sulit mendapatkannya dan mengantri berjam-jam bahkan berhari-hari di SPBU dan APMS di dalam kota Lewoleba.
Di media social, para pedagang eceran terang-terangan membela diri. Mereka malah menyarankan untuk tidak membeli jika warga keberatan dengan harga BBM eceran selangit itu.
Terkait masalah ini, Bupati Kabupaten Lembata, Eliazer Yentji Sunur berjanji akan menjelaskan alasan kelangkaan BBM di wilayahnya setelah menelusuri persoalan sebenarnya. (OL-13).
Proyek hilirisasi tahap kedua ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.
DI tengah meningkatnya dampak perubahan iklim yang semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari, momentum Hari Bumi menjadi pengingat bahwa aksi nyata tidak lagi dapat ditunda.
Di salah satu stasiun pengumpul migas, Nadia Silvia menjalankan tugasnya sebagai operator di Stasiun Pengumpul Bambu Besar Pertamina EP Field Subang.
PT Pertamina mengapresiasi dan mendukung upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM dan Elpiji. Hal itu dilakukan melalui sinergi bersama aparat penegak hukum.
Jaksa Penuntut Umum menuntut lima terdakwa dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dengan hukuman penjara antara 6 hingga 12 tahun
Pentingnya transparansi pemerintah dalam menjelaskan alasan di balik kebijakan penyesuaian harga tersebut kepada publik.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved