Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG tahun ajaran baru 2020/2021 di masa pandemi covid-19, sejumlah pedagang seragam sekolah di sejumlah pasar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mengeluh karena sepinya pembeli alias paceklik.
Salah seorang pedagang seragam sekolah di Pasar Tingkat Maumere saat ditemui mediaindonesia.com, Yustinus Roy mengatakan menjelang tahun ajaran baru kali ini, seragam sekolah yang ia jual sepi dari pembeli dimasa covid-19 ini.
"Biasanya masuk tahun ajaran baru, bulan Juni begini, ramai sekali orang tua yang datang untuk membeli seragam sekolah untuk anak-anaknya, terutama anaknya baru mau masuk sekolah. Hanya tahun ini saja sepi sekali pembelinya," ungkap Roy
Ia mengaku, dalam sehari biasanya 10-12 potong seragam sekolah yang terjual. Kali ini dimasa covid-19 ini, hanya satu potong seragam sekolah yang terjual. "Kegiatan belajar mengajar di sekolah kah belum jelas. Apalagi ada sekolah yang memberlakukan KBM jarak jauh. Jadi orang tua berpikir tidak perlu seragam sekolah yang baru," jelas dia.
Dengan sepinya pembeli, kata dia, pendapatan pun menurun hingga mencapai 80 peren karena animo orang tua untuk membeli seragam sekolah menurun dratis. "Kalau masuk tahun ajaran baru begini, pendapatan saya itu biasanya dalam sehari Rp1 juta rupiah. Tetapi sekarang dengan tidak ada kejelasan sekolah, hanya Rp100 ribu dalam sehari. Bahkan dalam sehari tidak ada pemasukan," ujar Roy.
Pedagang lainnya Hartono Leo mengatakan, tokonya menjual seragam dan perlengkapan sekolah mulai dari TK-SMA. Memasuki tahun ajaran baru ini, kata dia hanya beberapa orang tua yang datang membeli seragam sekolah dan
alat tulis untuk anaknya.
"Kalau tahun lalu, toko saya ini ramai sekali yang datang untuk membeli seragam dan perlengkapan sekolah. Kadang-kadang saya kewalahan. Tahun ini karena pandemi covid-19, hanya beberapa orang tua saja yang datang membeli
seragam sekolah," ujar Hartono
Hartono menyampaikan, penurunan penjualan seragam dan perlengkapan sekolah mencapai 70-80 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun ia mengaku masih saja orang tua yang datang membeli seragam dan perlengkapan sekolah untuk anaknya.
Hartono menduga, orang tua enggan membeli seragam dan perlengkapan sekolah untuk anaknya, karena sistem pembelajaran siswa selama masa covid-19 dilakukan secara online. Ditambah lagi, masuk tahun ajaran baru belum bisa
dipastikan kapan sekolah dibuka secara normal.
"Sampai saat ini, toko saya belum ada lonjakan pembeli. Mungkin kita lihat dua-tiga minggu kedepan," paparnya
Hartono berharap wabah virus covid-19 ini bisa berakhir, sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali normal terutama, kegiatan pembelajaran di sekolah kembali normal. (OL-13)
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Mendikdasmen menegaskan komitmennya dalam menjaga pelaksanaan TKA agar tetap kredibel, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia.
Kemendikdasmen luncurkan PJJ jenjang menengah untuk tekan angka ATS usia 16-18 tahun. Simak kesiapan sekolah induk di Malaysia, Ternate, dan Padalarang.
Pendekatan STEM tidak hanya berfokus pada teknologi sebagai alat, juga sebagai sarana untuk membentuk pola pikir kritis dan inovatif dalam memecahkan tantangan dunia nyata.
Karya bertajuk “Penulisan Kaligrafi Mandarin pada Media Payung Terbanyak” tersebut sekaligus mengantarkan sekolah tiga bahasa itu mencatatkan rekor MURI.
APCA Indonesia meluluskan siswa Culinary dan Pastry Arts melalui pendidikan intensif 9 bulan. Fokus pada kesiapan kerja dan standar global industri F&B.
Siswa di daerah itu terpaksa berangkat dan pulang sekolah dengan melintasi pipa air karena jembatan yang biasa mereka lalui ambruk dan tak kunjung dibangun kembali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved