Hadirkan Pendidikan Global Didukung Pengalaman Panjang

Syarief Oebaidillah
26/4/2026 13:21
Hadirkan Pendidikan Global Didukung Pengalaman Panjang
Ilustrasi(Dok Istimewa)

HOPE Intercultural School (HIS), bagian dari Pelita Harapan Group,  menggelar Discovery Day di North Campus, PIK2,Jakarta,Sabtu (25/4). Even ini menjadi kesempatan bagi para orang tua untuk mengenal lebih dekat lingkungan belajar, kurikulum, serta nilai-nilai pendidikan yang menjadi fondasi HIS.

Sebagai bagian dari jaringan pendidikan Kristen dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di Indonesia, HIS menghadirkan standar pendidikan global yang teruji. 

HIS juga dikenal sebagai sekolah Kristen berbasis International Baccalaureate pertama di kawasan PIK2, yang mengintegrasikan kurikulum IB dengan pembentukan karakter, kepemimpinan, dan iman Kristen secara menyeluruh.

Implementasi IB di HIS menekankan inquiry-based learning, deep conceptual understanding, serta pembentukan lifelong learners. Melalui keterangan resmi kepada Media Indonesia hari ini menyebutkan pembelajaran dirancang untuk mengembangkan keseimbangan antara academic excellence, Christ-centered character, dan global competence, sehingga siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, juga memiliki hati yang benar dan visi hidup yang kuat.

HIS menyediakan jenjang pendidikan lengkap mulai dari Kindergarten, Primary, Middle School hingga High School, dengan kapasitas hingga 1.000 siswa, yang dirancang untuk mendukung perjalanan pendidikan siswa secara berkesinambungan dari usia dini hingga persiapan ke jenjang universitas global.

Keunggulan HIS semakin diperkuat melalui kehadiran tenaga pengajar berstandar global, yang terdiri dari kombinasi expatriate teachers dan highly trained Indonesian educators dengan pengalaman internasional. 
Para guru ini tidak hanya mengajar,  juga membimbing dan membentuk siswa melalui pendekatan yang personal, reflektif, dan berbasis relasi.

HIS juga mengintegrasikan pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) secara kontekstual, termasuk pengenalan robotics dan artificial intelligence (AI) sebagai bagian dari penguatan problem-solving, computational thinking, dan kreativitas siswa. 

Inovatif

Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada teknologi sebagai alat, juga sebagai sarana untuk membentuk pola pikir kritis dan inovatif dalam memecahkan tantangan dunia nyata.

Selain itu, HIS menghadirkan Chinese Curriculum yang terintegrasi, dengan pendekatan pembelajaran Bahasa Mandarin yang dirancang secara progresif—mulai dari komunikasi dasar hingga pemahaman budaya yang mendalam. Program ini dipandu oleh pengajar berpengalaman dengan standar internasional, sehingga siswa dibekali kemampuan bahasa dan perspektif global sejak dini.

”Didukung oleh fasilitas modern ruang kelas interaktif, collaborative learning spaces, serta sarana pengembangan seni dan olahraga—HIS menciptakan lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi, kreativitas, dan pembentukan karakter secara menyeluruh” ujar Recky Rendy, School System Coordinator – Hope Intercultural School. 

Berikutnya, Esther Mclntyre selaku HIS IB Framework Advisor mengatakan, ”Melalui pendekatan International Baccalaureate, kami membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga bertumbuh dalam iman, karakter, dan panggilan hidup.”

Antusias

Antusiasme tinggi dari para orang tua terlihat sepanjang acara, mencerminkan kepercayaan terhadap pendekatan pendidikan HIS dalam membentuk siswa secara holistik—head, heart, and hands. Banyak keluarga melihat HIS sebagai pilihan tepat untuk mempersiapkan anak menghadapi masa depan global tanpa kehilangan fondasi iman.
Seiring dengan berkembangnya kawasan PIK2 sebagai pusat pertumbuhan baru, kehadiran Hope Intercultural School diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan pendidikan yang relevan bagi keluarga yang mencari standar global dengan fondasi nilai yang kuat. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya