Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Terdeteksi salah salah sasaran dan tumpang tindih, ribuan paket bantuan Jaring Pengaman Sosial (Provinsi Jambi) Tahap I berupa paket sembako bernilai Rp350 Ribu dan uang tunai Rp250 Ribu, gagal disalurkan.
Kepala Dinas Sosial dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi Arief yang menggawangi pendistribusian bantuan JPS Provinsi Jambi mengakui itu kepada awak media, Rabu (24/6).
Arif mengatakan, sekitar seribu paket bantuan JPS Provinsi Jambi tidak bisa disalurkan karena adanya tumpang tindih dan salah sasaran. Bahkan dari laporan yang dia diterima, disinyalir aparatur sipil negara (ASN), perangkat desa dan warga dengan ekonomi berkecukupan ikut menerima paket bantuan JPS.
Baca Juga: Para Bupati di Jambi Gulirkan Bansos
"Kita akui, setelah verifikasi data dan diinvestigasi penerima ada yang bersatus aparatur sipil negara (ASN), ada nama penerima yang double, aparat desa. Insya Allah akan kita benahi pada penyaluran tahap kedua nanti, sehingga benar-benar jatuh ke tangan warga yang berhak,'' kata Arif.
Arif memaparkan, paket bantuan JPS Provinsi Jambi yang bernilai lebih Rp100 miliar bersumber dari dana realokasi anggaran APBD Jambi TA 2020, sejatinya dialokasi untuk 30 ribu kepala keluarga terdampak Covid-19. Setiap kepala keluarga dijatahi setiap bulan selama tiga bulan senilai Rp600 Ribu, berupa paket sembako dan uang tunai. Penyalurannya menggunakan jasa PT Pos Indonesia.
Penyaluran tahap kedua akan diupayakan akhir Juni, setelah penyaluran di beberapa kabupaten yang masih terkendala soal pendataan calon penerima bantuan kelar semua.
Baca Juga: Nilai Gotong Royong Mampu Atasi Dampak Pandemi Covid-19
"Dalam kondisi saat begini, kita tidak perlu mencari siapa yang salah. Harus kita benahi, dan sangat berharap masyarakat dan perangkat desa sampai ke tingkat Ketua RT memberikan data penerima yang akurat, supaya bantuan cepat dan tepat tersalurkan,'' katanya. (SL/OL-10)
PEMERINTAH terus mendorong percepatan transformasi digital dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) guna meningkatkan ketepatan sasaran, efisiensi, serta transparansi.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong kemandirian ekonomi masyarakat miskin.
DTSEN terbaru akan menjadi dasar utama dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler.
Cek status bansos PKH, BPNT, dan PIP April-Juni 2026. Cari tahu cara mendaftar, syarat, serta jadwal pencairan bantuan sosial di sini!
Bapanas mencatat realisasi penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng per 25 Maret telah menyentuh hingga 382.529 penerima di 24 provinsi.
Anggota Komisi VIII DPR Selly Gantina desak Kemensos satukan proses verifikasi dan penyaluran bansos untuk cegah percaloan dan dana mengendap di bank.
Polda Jambi menggerebek lokasi penyuntikan gas subsidi ke tabung nonsubsidi di kebun sawit Muarojambi. Ratusan tabung gas disita sebagai barang bukti.
Pengiriman semen tercatat meningkat seiring berjalannya proyek-proyek infrastruktur di wilayah Jambi.
Pemerintah daerah dan pelaku usaha kehutanan memperkuat kolaborasi untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) dinilai masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah, terutama melalui penerimaan Dana Bagi Hasil.
KEKERASAN terhadap Orang Rimba atau warga Suku Anak Dalam (SAD) dengan petugas security kembali terjadi di areal perusahaan perkebunan kelapa sawit di Jambi.
Baznas terus memperluas dan mengembangkan program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk ZChicken, agar semakin banyak mustahik yang dapat naik kelas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved