Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Bea Cukai Sidoarjo memusnahkan sekitar 6,9 juta batang rokok ilegal dan 42,9 liter minuman mengandung ethil alkohol senilai Rp5,9 miliar.
Barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil penindakan selama enam bulan dari Oktober 2019 hingga Maret 2020. Rokok ilegal yang dimusnahkan tidak dilengkapi pita cukai. Bilamana ada pun, pita cukai yang digunakan adalah palsu. Demikian pula dengan hasil tangkapan minuman alkohol.
"Akibat barang ilegal negara dirugikan Rp2,55 miliar," kata Kepala Kantor Bea Cukai Sidoarjo Pancoro Agung, Rabu (17/6).
Pemusnahan barang ilegal ini hanya dilakukan secara simbolis. Rokok ilegal dibakar dan minuman beralkohol dipecah botolnya. Sementara sebagian besar barang ilegal lainnya dimusnahkan di sebuah perusahaan swasta di Kabupaten Mojokerto.
Baca juga: Protokol Kesehatan Sektor Transportasi Diperketat
Dari tahun ke tahun bea cukai berusaha menurunkan peredaran rokok ilegal, yaitu 12% pada tahun 2017, 7% pada tahun 2018, dan 3% pada tahun 2019.
Selain memusnahkan barang bukti, petugas juga melakukan dua penyidikan. Satu penyidikan dalam proses dan satu lagi sudah P21 atau sempurna. "Mereka dikenai pasal 54 dan 56 Undang-undang Cukai," kata Pancoro.
Sayangnya pengungkapan rokok ilegal ini sebagian besar dari proses ekspedisi atau pengiriman keluar pulau. Mereka yang berhasil ditangkap hanya pihak penjual dan bukan produsen rokok. (OL-14)
PENGUATAN penegakan hukum dan pengawasan dinilai menjadi langkah utama untuk menekan peredaran rokok ilegal yang masih marak dan merugikan negara.
RENCANA penambahan layer tarif cukai hasil tembakau dinilai berpotensi mendorong pergeseran konsumsi ke rokok murah serta belum menyentuh akar persoalan peredaran rokok ilegal.
Dampaknya tidak hanya merugikan penerimaan negara, tetapi juga menciptakan distorsi pasar yang mengancam keberlangsungan industri rokok resmi.
Pendekatan represif atau penindakan semata tidak akan menyelesaikan maraknya rokok ilegal jika tidak dibarengi dengan solusi kebijakan yang inklusif bagi petani dan pengusaha kecil.
PEMILIK Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur buka suara soal gempuran operasi rokok ilegal dan polemik pita cukai.
Rokok ilegal sudah jelas merugikan penerimaan negara, dan juga akan mematikan pabrikan legal.
Upaya penyelundupan hampir 40 ribu benih lobster di Bandara Juanda berhasil digagalkan. Pelaku gunakan modus baru dengan handuk basah, nilai mencapai Rp1 miliar.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kantor wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita enam barang dari Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dengan menyita sejumlah barang bukti.
KPK sedang mengevaluasi alasan ketidakhadiran para pengusaha tersebut pada pemanggilan pertama.
Kasus dugaan korupsi cukai yang menyeret oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) dinilai menjadi momentum penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved