Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN suami istri FR, 40 dan KR, 32 warga Perum Winajaya, Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya dibekuk polisi setelah KR berteriak-teriak hendak bunuh diri dengan cara meloncat dari lantai dua sebuah hotel di Kecamatan Cipedes, Selasa (9/6). Pihak hotel langsung menelpon polisi saat mendengar ada teriakan dari penghuni kamar hotel yang ingin loncat dari lantai dua.
Kepala Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Tasikmalaya Kota AKP Yaser Arafat mengatakan, petugas langsung mendatangi hotel tersebut untuk menenangkan perempuan yang hendak bunuh diri. Namun saat dilakukan pemeriksaan di kamar, polisi justru menemukan barang bukti sabu 70 gram, buku catatan pesanan, buku tabugan, handphone, bong, obat kuat dan timbangan digital.
"Hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap FR ternyata mengaku sebagai pengedar sabu dengan sistem tempel yang mendistribusikan di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya. Kami masih menyelidiki jaringan para pengedar narkoba yang dijalankan oleh pasutri ini," kata Yaser Arafat.
Dari hasil penyelidikan, FR merupakan residivis dengan kasus yang sama. Dan sejak Oktober 2019 hingga Juni 2020 telah mendapatkan suplai 6 kg sabu dari bandar besar yang kini mendekam di Lapas Banceuy Bandung.
FR selama ini dibantu istrinya KR dalam mengedarkan sabu sesuai pesanan pelanggaran. Pasutri ini berbagi tugas menempelkan barang bukti bagi pemesan dengan lakban di pintu-pintu pemesan. Mereka dulunya adalah pemakai dan kini beralih profesi sebagai pengedar eceran paket kecil.
baca juga: Kabupaten Simalungun Kini Miliki Lab Uji Swab Covid-19
Sebelumnya, saat FR masih kontak dengan bandar besar, setiap hari dipasok 300 gram sabu untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di wilayah Tasikmalaya. Adapun dugaan bunuh diri seperti dilaporkan oleh petugas hotel, menurut Yaser Arafat tidak terbuktui. Istri FR teriak-teriak histeris karena pengaruh sabu yang dikonsumsi. (OL-3)
Mengulas kembali Tragedi Trowek 1995, kecelakaan kereta api maut di Tasikmalaya akibat rem blong yang menjadi pelajaran berharga bagi keselamatan transportasi Indonesia.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Lima pekerja bangunan di Salopa, Tasikmalaya, tersambar petir saat istirahat. Empat orang luka ringan, satu pekerja jalani perawatan intensif akibat luka bakar.
Seorang bocah di Tasikmalaya meninggal dunia setelah 25 hari dirawat akibat gigitan ular weling saat tidur. Simak kronologi lengkapnya di sini.
Sebanyak 445 jemaah haji Kloter 04 KJT asal Kota Tasikmalaya diberangkatkan Kamis (23/4) pagi setelah mengalami perubahan jadwal keberangkatan.
Iyan Yuliantini, pensiunan guru SLB di Tasikmalaya, merintis UMKM telur asin dengan melibatkan alumni SLB untuk mewujudkan kemandirian ekonomi disabilitas.
Komunitas menyadari sepenuhnya bahwa lingkungan sosial memiliki peran yang penting dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Mantan anggota Polri Robig Zaenudin dipindahkan ke Nusakambangan karena diduga mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas Semarang.
Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan di 14 tempat kejadian perkara (TKP) pada lima kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Majelis hakim menjatuhkan vonis kepada Ammar Zoni berupa pidana penjara tujuh tahun dan denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan.
Bareskrim Polri mengungkap perputaran dana Rp124 miliar dalam kasus TPPU jaringan narkoba ‘The Doctor’ dengan ribuan transaksi.
Laporan pengemudi ojol mengungkap peredaran narkoba dalam vape. Polisi menangkap tersangka dan menyita barang bukti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved