Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL produksi padi di Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, sekarang mengecewakan. Pasalnya sekitar 1.000 hektare (ha) lahan sawah di kawasan setempat terjadi gagal panen.
Hal itu karena sejak tiga bulan terakhir (Akhir Desember 2018 hingga awal Maret 2019) di kawasan setempat terjadi kekeringan cukup parah. Tidak ada jaringan irigasi teknis untuk mengairi ke lahan sawah milik warga itu.
Pengamatan Media Indonesia, Senin (11/3), lahan sawah yang terjadi puso di Kecamatan Pirak Timu, antara lain tersebar di Desa Alue Rime, Serdang, Ulee Blang, Paya Leueng Jalo, Ara Toton dan Desa Leupe.
Itu menyebabkan hasil produksi panen gabah padi yang biasanya mencapai 6 ton/ha, sekarang hanya diperoleh 1 ton/ha. Bahkan ada sebagian lahan sawah yang tidak sempat dipanen karena tanaman padi sudah mengering dan tanahnya bercak-bercak.
"Ironisnya, kebiasaan gembira saat musim panen, tapi kali ini terjadi sebaliknya yang tidak diharap kan. Ekonomi petani harus kembali ke nol" tutur Abdullah, tokoh masyarakat Pirak Timu.
Baca juga: Puluhan Hektare Sawah di Tulungagung masih Terendam Banjir
Dikatakan Abdullah, musibah gagal panen itu selain akibat sudah lama tidak turun hujan. Hal itu juga semakin parah karena tidak ada jaringan irigasi teknis di kawasan setempat. Petani hanya mengharap turun hujan yang tidak menentu.
Mereka juga mengaku sangat kecewa terhadap Dinas Pertanian Provinsi Aceh karena tidak pernah turun ke lokasi untuk berusaha memberi solusi kepada petani. Padahal ketika kerja petani menghasilkan panen melimpah, selalu Dinas Pertanian mengaku itu hasil binaan pihaknya.
"Dikunjungi saja saat musibah seperti ini kami merasa lega. Apalagi ada upaya pembangunan sumur bor, memberi bantuan mesin pompa air atau bantuan benih untuk motivasi kami bangkit kembali," tambah Abdurrahman, petani lainnya. (OL-3)
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Polresta Banda Aceh menangkap terduga pelaku penganiayaan balita di Daycare Baby Preneur. Kasus terungkap setelah rekaman CCTV viral di media sosial.
TIGA pendulang emas tradisional di aliran sungai kawasan Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Aceh, hanyut terbawa arus besar.
Pertemuan ini bukan sekadar pertemuan. Ini adalah pertemuan rasa, pertemuan hati, dan pertemuan sejarah
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh membutuhkan dukungan besar dari pemerintah pusat.
Program Amanah luncurkan Future Leaders Bootcamp di Aceh Besar untuk mencetak generasi unggul melalui kewirausahaan dan kepemimpinan berkarakter.
Saat menjadi narasumber pada seminar itu, Ahmad Luthfi membeberkan sejumlah praktik baik yang sudah dilakukan di Provinsi Jawa Tengah selama ia memimpin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved