Kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur: Basarnas Terjunkan Tim Khusus Evakuasi Korban Terhimpit

Basuki Eka Purnama
28/4/2026 03:58
Kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur: Basarnas Terjunkan Tim Khusus Evakuasi Korban Terhimpit
Kecelakaan antara Kereta CommuterLine dan Kereta Disel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur.(ANTARA/HO-Tangkap Layar Video)

BADAN SAR Nasional (Basarnas) mengerahkan tim tambahan guna mempercepat proses evakuasi korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi. Sebanyak 14 personel dari Basarnas Special Group (BSG) diterjunkan ke lokasi pada Selasa (28/4) dini hari untuk menyelamatkan penumpang yang masih terjebak di dalam gerbong.

Humas Kantor SAR Jakarta, Ramili Prasetio, mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini adalah mengevakuasi lima orang korban yang masih terhimpit di antara material gerbong KRL Commuter Line. Hingga berita ini diturunkan, para korban dilaporkan telah terjebak selama kurang lebih lima jam sejak insiden terjadi pada Senin (27/4) malam.

"Empat belas personel saat ini kembali diberangkatkan dari Basarnas Special Group. Korban terhimpit lima orang, hingga saat ini masih dilakukan upaya penyelamatan," ujar Ramili dalam keterangan resminya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi di lapangan, insiden bermula saat KRL Commuter Line sedang berhenti di Jalur 1 Stasiun Bekasi Timur menuju arah Cikarang. Secara tidak terduga, sebuah kereta api jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama dan menabrak rangkaian KRL tersebut.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan bahwa seluruh upaya saat ini difokuskan pada evakuasi penumpang dan awak sarana. Penanganan korban di lokasi kejadian menjadi prioritas utama dengan tetap mengedepankan prosedur keselamatan.

Data Evakuasi Korban

Sebelum pengerahan tim tambahan, Basarnas telah berhasil mengeluarkan dua korban yang sempat terhimpit. Berikut adalah ringkasan data penanganan korban di lokasi kejadian:

Status Korban Jumlah Keterangan
Berhasil Dievakuasi 2 Orang Sudah dibawa ke rumah sakit terdekat setelah mendapat perawatan medis awal.
Masih Terhimpit 5 Orang Dalam proses penyelamatan oleh tim Basarnas Special Group.
Total Personel Tambahan 14 Personel Berasal dari unit khusus Basarnas Special Group.

Kondisi di lokasi terpantau masih cukup padat oleh petugas gabungan dan tim medis. Dua korban yang telah dievakuasi sebelumnya telah mendapatkan penanganan darurat dari tim dokter di lokasi sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya