Wajah Sopir Taksi SM Diduga Pemicu Insiden Tabrakan Maut di Stasiun Bekasi Timur Viral

Anton Kustedja A
28/4/2026 13:03
Wajah Sopir Taksi SM Diduga Pemicu Insiden Tabrakan Maut di Stasiun Bekasi Timur Viral
Ilustrasi(Dok Istimewa)

TAMPANG sopir taksi listrik yang diduga memicu insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur viral di media sosial.  

Sopir itu disebut-sebut mengemudikan kendaraan yang mengalami kecelakaan di perlintasan sebidang Jalan Ampera sebelum terjadinya tabrakan maut antara KA Argo Bromo Anggrek Jakarta-Surabaya dan KRL commuter line menuju Cikarang yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur imbas kecelakaan taksi tersebut. 

Wajahnya viral Threads setelah akun @xooarry.x_x mengunggahnya. Kepada seseorang, sopir taksi berseragam hijau itu menjelaskan bahwa mobil yang dikemudikannya tiba-tiba tidak bisa dijalankan saat berada di jalur rel.

"Ini ngunci langsung (posisi mobilnya). Jadi kita mau jalanin enggak bisa. Pas posisi kereta lewat, mobil mati," tuturnya.

Dalam video yang beredar, sopir tersebut terlihat berada di luar kendaraannya sesaat setelah kejadian. Pengemudi tersebut tampak dalam kondisi syok dan digiring sejumlah warga.

Beberapa orang juga terlihat berusaha menenangkan dirinya di tengah situasi yang masih tegang. Ia sempat menuju ke mobilnya setelah kecelakaan itu, namun dilarang warga untuk segera menjauh karena KRL dari arah Cikarang sedang bergerak ke arah Stasiun Bekasi Timur. 

Sementara itu, pihak Green SM Indonesia pun sudah memberikan tanggapan terkait keterlibatan kendaraan mereka dalam insiden tersebut.

Dalam keterangannya, perusahaan menyatakan bahwa kendaraan yang terlibat tidak sedang membawa penumpang saat kejadian. Pengemudi berhasil keluar dengan selamat sebelum tabrakan terjadi.

"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas. Pada saat kejadian, tidak terdapat penumpang di dalam kendaraan dan mitra pengemudi dapat keluar selamat sebelum tabrakan terjadi," demikian keterangan tertulis manajemen Green SM.

Pihaknya juga menyatakan tengah berkoordinasi secara aktif dengan pihak berwenang dan mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung. 

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," lanjutnya.(H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya