Rasuna Said Macet Parah usai Tiang Monorel Dibongkar, Ini Penjelasan Pramono!

Mohamad Farhan Zhuhri
13/4/2026 15:07
Rasuna Said Macet Parah usai Tiang Monorel Dibongkar, Ini Penjelasan Pramono!
Gubernur Jakarta, Pramono Anung.(Dok. MI/Mohammad Farhan Zhuhri)

GUBERNUR JakartaPramono Anung menanggapi keluhan warga soal kemacetan di Jalan HR Rasuna Said pascapembongkaran bekas tiang monorel mangkrak. Menurut dia, gangguan lalu lintas tak bisa dihindari karena kawasan itu masih dalam tahap penataan pedestrian.

Pramono mengatakan pembongkaran tiang monorel sudah selesai. Saat ini, Pemprov DKI Jakarta fokus merampungkan penataan jalur pedestrian baru di koridor tersebut.

“Untuk Rasuna Said, sekarang memang sedang tahap penyelesaian pedestrian. Kami menyadari memang ada problem. Karena tidak mungkin membangun tanpa ada efek,” kata Pramono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/4).

Ia mengakui proyek penataan kawasan Rasuna Said, mulai dari pembongkaran tiang, pelebaran jalan, hingga penataan trotoar, sempat mengokupasi sebagian ruas jalan. Kondisi itu berdampak pada kelancaran arus lalu lintas untuk sementara waktu.

Meski begitu, Pramono memastikan target penyelesaian proyek kini dipercepat. Jika sebelumnya penataan Jalan HR Rasuna Said ditargetkan rampung pada September 2026, kini targetnya dimajukan menjadi Juni 2026.

“Mudah-mudahan targetnya 22 Juni bisa saya resmikan sebagai kado HUT Jakarta. Rasuna Said mudah-mudahan bisa seperti Sudirman-Thamrin,” ujarnya.

Pemprov DKI diketahui mengalokasikan total anggaran Rp102 miliar untuk penataan menyeluruh kawasan Rasuna Said. Anggaran itu mencakup perbaikan badan jalan, saluran air, trotoar, taman, penerangan jalan umum, serta sarana pendukung lainnya di sepanjang Jalan Rasuna Said.

Adapun biaya khusus untuk pemotongan tiang monorel sejatinya hanya sebesar Rp254 juta. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya