Pramono Anung Janji Tindak Tegas Petugas Rekayasa Laporan Warga di JAKI

Mohamad Farhan Zhuhri
09/4/2026 19:02
Pramono Anung Janji Tindak Tegas Petugas Rekayasa Laporan Warga di JAKI
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan sanksi tegas bagi petugas yang rekayasa tindak lanjut laporan warga di aplikasi JAKI.(MI/Mohamad Farhan Zhuhri)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa dirinya akan memberikan sanksi tegas kepada jajaran Pemerintah Provinsi Jakarta yang terbukti melakukan rekayasa tindak lanjut laporan warga di aplikasi JAKI. Kasus rekayasa ini dianggap merusak citra pelayanan publik di ibu kota.

Pramono mengungkapkan bahwa rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang terjadi di Kalisari, Jakarta Timur, bukanlah insiden pertama. Kasus yang sama dilakukan oleh orang yang sama.

"Kasus di Kalisari ini ternyata bukan yang pertama, dan yang melakukannya adalah orang yang sama," jelas Pramono di Balai Kota Jakarta pada Kamis (9/4).

Lebih lanjut, Gubernur menambahkan bahwa dengan terulangnya kasus ini, pengawasan yang dilakukan oleh pejabat terkait ternyata tidak maksimal. Hal ini diperparah dengan penambahan tugas baru pada petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang seharusnya tidak memiliki kewenangan tersebut.

"Kami telah mengidentifikasi petugas PPSU yang terlibat, lurahnya sudah dicopot, dan kami akan memberikan hukuman kepada kasi-kasi terkait yang sudah diidentifikasi oleh inspektorat," imbuhnya.

Pramono mengungkapkan keprihatinannya jika rekayasa tindak lanjut laporan warga di JAKI terus berlanjut, karena dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap Pemprov Jakarta.

“Ini adalah wajah Jakarta, kepercayaan warga terhadap Jakarta. Kami tidak akan memberi toleransi, dan ini tidak boleh terulang,” tegasnya.

Politikus PDIP itu juga menyampaikan bahwa pekan depan, Pemprov DKI Jakarta akan mengadakan town hall untuk membahas penanganan laporan warga melalui aplikasi JAKI. Dalam pertemuan tersebut, Pramono akan mengingatkan seluruh jajarannya agar serius dalam menindaklanjuti laporan warga.

"Saya akan memberikan peringatan keras, jika ada yang mencoba melakukan hal ini lagi, kami tidak akan memberi maaf dan akan langsung berhentikan mereka," pungkasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya