7911 Pendatang Baru Tercatat di Dukcapil DKI Jakarta

Mohamad Farhan Zhuhri
19/4/2026 16:55
7911 Pendatang Baru Tercatat di Dukcapil DKI Jakarta
ilustrasi.(MI)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mencatat lonjakan arus urbanisasi pasca lebaran tahun ini dengan total 7.911 jiwa pendatang. Data tersebut dihimpun hingga 19 April 2026 melalui layanan jemput bola dan sosialisasi yang digelar sejak akhir Maret oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto menyebut Jakarta masih menjadi magnet utama pencari kerja dari berbagai daerah. Mayoritas pendatang didominasi usia produktif.

“Jakarta sebagai pusat ekonomi Indonesia masih menjadi daya tarik. Berdasarkan data, lebih dari 57 persen pendatang baru berada pada usia produktif 20–39 tahun,” ujar Denny dikutip Minggu (19/4).

Ia menegaskan, Pemprov DKI tidak akan melakukan operasi yustisi terhadap pendatang baru. Kebijakan ini mengikuti arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

Pendataan dilakukan melalui koordinasi berjenjang hingga tingkat RT/RW, disertai layanan langsung ke permukiman warga. Skema ini dinilai lebih efektif untuk menjangkau pendatang tanpa menimbulkan resistensi sosial.

“Pendekatan kami humanis, melalui sosialisasi dan jemput bola di wilayah. Ini agar pendatang bisa terdata tanpa tekanan,” katanya.

Ia menambahkan, pendataan menjadi instrumen penting dalam penyusunan kebijakan berbasis data, terutama untuk mengantisipasi tekanan terhadap layanan publik seperti transportasi, kesehatan, hingga pendidikan.

Ia berharap arus urbanisasi tetap terkendali dan mampu memberi kontribusi positif bagi perekonomian Jakarta, bukan justru menambah beban infrastruktur kota. (Far/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya