Harga Plastik Naik, Pramono Sarankan Warga Gunakan Daun Pisang

Rahmatul Fajri
12/4/2026 15:34
Harga Plastik Naik, Pramono Sarankan Warga Gunakan Daun Pisang
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usulkan penggunaan daun pisang sebagai alternatif plastik.(Dok. Infopublik)

GUBERNUR Jakarta Pramono Anung buka suara soal kenaikan harga plastik yang terjadi belakangan ini. Menurut Pramono, penggunaan plastik memang perlu dikurangi secara bertahap, seiring dengan upaya menjaga lingkungan sekaligus merespons kenaikan harga yang berpotensi membebani masyarakat.

"Tentunya kami harus melakukan inovasi karena sekarang ini kebutuhan plastik ini kan pelan-pelan harus dikurangi, harus ada substitusinya," kata Pramono di Pulo Gebang, Jakarta Timur, Minggu (12/4).

Pramono mengajak masyarakat kembali memanfaatkan bahan tradisional yang lebih ramah lingkungan, seperti daun pisang untuk kemasan makanan. Pramono menilai bisa menjadi alternatif praktis di tengah mahalnya harga plastik.

"Kalau kondisinya tetap seperti ini, pasti akan menjadi beban. Maka untuk itu ya kita kadang-kadang harus kembali ke cara tradisional, pakai bungkus daun pisang dan sebagainya," ungkap Pramono.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mencatat lonjakan harga plastik kemasan yang mencapai 30% hingga 40% dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini dinilai berdampak langsung terhadap pelaku usaha, terutama sektor makanan dan minuman.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, plastik masih menjadi kebutuhan operasional utama yang belum mudah digantikan dalam waktu singkat. Kenaikan harga mulai terjadi sejak akhir Maret 2026 dan terus berlanjut hingga awal April. Kondisi ini disebut sebagai dampak dinamika geopolitik global antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

"Berdasarkan pemantauan dan temuan kami di lapangan, kenaikan harga plastik ini terjadi sejak akhir Maret 2026 bersamaan dengan pecahnya konflik geopolitik di Iran, dan berlanjut hingga awal April 2026 ini," kata Ratu dalam keterangannya.

Secara rinci, kenaikan harga terjadi pada hampir seluruh jenis plastik. Kantong kresek tercatat naik sekitar 40% menjadi Rp17.000 per pak, sementara plastik kemasan jenis PET naik sekitar 35% menjadi Rp22.000 per pak. Adapun plastik jenis PE mengalami kenaikan rata-rata 30% menjadi Rp21.000 per pak.

Kenaikan tertinggi tercatat di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara, sementara beberapa wilayah lain relatif lebih stabil.

"Kenaikan ini terjadi cukup cepat dan dalam beberapa kasus bersifat fluktuatif mengikuti distribusi barang," ungkap Ratu. (Z-10)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya