Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN geopolitik di kawasan Teluk yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat mulai berdampak pada sektor ekonomi riil di Indonesia. Salah satu dampak yang paling dirasakan adalah melejitnya harga bahan baku plastik. Menanggapi fenomena ini, Pakar Ekonomi Koperasi dan UMKM dari Universitas Airlangga (UNAIR), Atik Purmiyati, mengingatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk segera melakukan langkah inovasi strategis.
Atik Purmiyati, yang merupakan akademisi dari Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR, menekankan bahwa ketergantungan pada plastik konvensional di tengah ketidakpastian global sangat berisiko bagi keberlangsungan usaha. Ia mendorong pelaku UMKM untuk tidak hanya pasrah pada keadaan, tetapi aktif mencari solusi alternatif.
Menurut Atik, ada beberapa strategi yang dapat ditempuh oleh pelaku usaha untuk menyiasati kenaikan biaya produksi tanpa harus membebani konsumen dengan kenaikan harga yang drastis.
“Akan tetapi, penggunaan kemasan ramah lingkungan bagi UMKM dinilai masih kurang masif. Oleh karena itu, diperlukan edukasi besar-besaran untuk menumbuhkan pemakaian kemasan ramah lingkungan,” ujar Atik di Surabaya, Senin (13/4).
Lebih lanjut, Atik menjelaskan bahwa edukasi tidak hanya menyasar produsen, tetapi juga konsumen. Masyarakat perlu didorong untuk mulai terbiasa menggunakan tas belanja guna ulang (reusable), menerapkan prinsip isi ulang (refill), serta membawa wadah makanan sendiri.
Dalam perspektif ekonomi perilaku (behavior economics), perubahan pola konsumsi masyarakat secara kolektif dapat memengaruhi permintaan pasar. Hal ini pada akhirnya akan memaksa produsen untuk beradaptasi dengan preferensi konsumen yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Dari sisi kebijakan, Atik menegaskan pentingnya peran pemerintah sebagai market regulator. Pemerintah diharapkan mengambil langkah aktif untuk mencegah harga plastik semakin liar di pasaran melalui:
Program stabilisasi ini harus dibarengi dengan pendampingan inovasi kepada UMKM. Tujuannya adalah memperkuat daya beli masyarakat melalui pengendalian inflasi dan peningkatan pendapatan sektor informal.
Menutup keterangannya, Atik mengingatkan bahwa berdasarkan Sistem Data Terpadu Koperasi dan UMKM (SIDT-UMKM), sektor ini berkontribusi sebesar 60-61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 97% tenaga kerja nasional.
“Namun, tidak semua UMKM memiliki daya tahan yang sama. Perlu perhatian serius dari pemerintah, masyarakat, dan perguruan tinggi dalam meningkatkan inovasi agar mereka bisa bertahan menghadapi gejolak ekonomi dan politik, baik skala nasional maupun global,” pungkasnya.
KENAIKAN harga kantong plastik di Batam dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak nyata pada kebiasaan masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usulkan penggunaan daun pisang sebagai alternatif plastik, merespons kenaikan harga plastik yang berdampak pada masyarakat.
MENTERI Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan pemerintah sedang menyiapkan strategi komprehensif untuk menghadapi lonjakan harga plastik.
Kenaikan biaya modal ini tidak hanya menggerus margin keuntungan, tetapi juga berpotensi mengganggu keberlangsungan usaha di tengah daya beli masyarakat yang menurun.
PELAKU UMKM di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merasakan dampak naiknya harga plastik. Penaikan yang mencapai 80-100% tersebut berdampak langsung terhadap biaya produksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved