Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG mahasiswa ditemukan tewas di kamar kos nya di kawasan Beji, Kota Depok. Saat ditemukan, jasad korban dalam keadaan terbungkus plastik sampah hitam.
Peristiwa ini terungkap setelah ada keluarga korban yang merupakan Mahasiswa Universitas Indonesia (UI), datang ke lokasi. Pasalnya korban yang menjadi pembimbing mahasiswa baru, tak bisa dihubungi.
Korban diketahui baru tiba di tempat kosnya pada hari Rabu (2/8) kemarin setelah pulang dari kampungnya. Namun sejumlah rekan sesama mahasiswa menghubunginya, telepon selular korban tak bisa dihubungi.
Baca juga: Empat Polisi di Sumut Disekap dan Disiram Air Keras saat Hendak Tangkap Pelaku Pembunuhan
Pihak keluarga yang datang ke tempat kos korban mencoba membuka pintu kos namun dalam keadaan terkunci. Setelah keluarga meminta penjaga kos untuk membuka pintu kos, barulah diketahui bahwa korban tidak ada di dalam tempat kosnya
Saat berada di dalam kamar kos korban, keluarga melihat ada bungkusan plastik hitam tergelatak dibawah tempat tidur. Merasa curiga dengan bungkusan plastik itu, keluarga pun menghubungi pihak Kepolisian.
Baca juga: Keluarga Bripda Ignatius akan Lapor ke Bareskrim Soal Dugaan Pembunuhan Berencana
Aparat Polsek Beji dan tim buser Polres Metro Depok yang mendapat informasi, langsung mendatangi lokasi kejadian. Plastik hitam yang ditemukan di bawah tempat tidur, dibongkar dan polisi menemukan jasad bersimbah darah di dalamnya.
Wakasat Reskrim Polres Metro Depok, AKP Nirwan Pohan membenarkan kejadian ini. Dikatakannya, korban yang ditemukan di dalam plastik hitam dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka tusuk dan kaki terikat lakban.
"Tadi, piket Reskrim menerima laporan sekitar jam 10.00 wib, ada penemuan mayat di kamar kos daerah kukusan. Langsung kami ke sana olah tkp. Mayat terbungkus dalam plastik warna hitam, di bawah kolong tempat tidur. Dalam kamar itu berantakan, tapi terlihat sempat dibersihkan," kata Nirwan, Jumat (4/8).
Ia menjelaskan, pada saat ditemukan, mayat itu dibungkus kantong sampah hitam hingga dua lapis. Plastik tersebut diselipkan pelaku di kolong tempat tidur.
"Lukanya di dada lumayan banyak, lebih dari satu (tusukan), kemudian kami mencari keterangan saksi-saksi. Kurang dari tiga jam, alhamdulillah pelaku berhasil kami bekuk.
Sementara ini, pelaku diperiksa di Mapolres Depok. Diperkirakan kejadian berlangsung pada Rabu (2/8) dan kini masih diautopsi di RS Polri.
Korban diketahui berinisial MNZ (19), mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya jurusan Sastra Rusia Universitas Indonesia. Sementara pelaku berinisial AAB (23), kakak tingkat korban di kampus Universitas Indonesia. (Z-10)
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
UniRanks merilis daftar 15 universitas terbaik di Indonesia 2026. UI memimpin di posisi pertama, disusul UGM dan Unair. Cek daftar lengkapnya di sini.
Penilaian itu merespons temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencatat sedikitnya 371 politisi terjerat kasus korupsi sejak era reformasi.
Daftar 20 universitas terbaik ASEAN 2026 versi THE. Hanya 1 kampus Indonesia masuk, ini posisi lengkap dan analisisnya.
PERKULIAHAN di Universitas Indonesia (UI) berjalan normal setelah 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) terduga pelecehan seksual secara verbal dinonaktifkan.
UI menonaktifkan sementara 16 mahasiswa FH terlapor dalam kasus dugaan kekerasan verbal hingga 30 Mei 2026 demi menjaga pemeriksaan tetap objektif.
Komnas Perempuan mendesak kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia atau kasus FH UI diproses hukum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved