Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
VIRAL di media sosial konten video memperlihatkan pengemudi mobil berpelat nomor diplomatik diduga mengganggu seorang wanita yang tengah berjalan di Rasuna Said, Epicentrum, Jakarta Selatan, pada Rabu (5/7). Berdasarkan akun Instagram @kabarnegri.official, tampak wanita perekam video tersebut murka dengan kelakuan sopir mobil diplomatik yang mengganggunya.
Wanita tersebut mengarahkan kamera ke pengemudi mobil yang mengenakan jas berwarna hitam tersebut. Namun ia tampak langsung menutupi wajahnya.
“Heh lo selalu ganggu gue ya,” kata wanita perekam video.
Baca juga: Respons Kemenhub soal Pesawat Asing Non PK Wara-wiri di Halim
Wanita itu pun berjalan ke arah belakang dan memperlihatkan pelat nomor mobil tersebut yang bertuliskan CD-27-09.
Dalam keterangan video, tertulis bahwa awalnya sopir tersebut sering mengikuti dan ingin mengajak kenalan.
“Sampai hari keempat dia nungguin lagi terus tiap hari nungguin dan julurin lidah, jijik banget. Selalu gak aman ada orang kayak gini dasar manusia psikopat,” tulis keterangan dalam video.
Baca juga: Viral Pengantin Ditagih Utang Rp18 Juta di Atas Pelaminan, Modus Arisan Online
Disisi lain, Kanit Reskrim Setiabudi, Kompol Sujarwo mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan terkait insiden yang dialami korban.
“Polsek Metro Setiabudi belum ada laporan terkait tersebut,” kata Sujarwo, (6/7).
Sujarwo juga mengatakan bahwa pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut.
“Kami lakukan Lidik dan koordinasikan dengan Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan,” beber Sujarwo.
Lebih lanjut, Sujarwo menyarankan supaya wanita tersebut segera melaporkan kejadian ke Polsek Setiabudi.
“Untuk bahan tindak lanjut Penyelidikan, disarankan Korban membuat laporan,” pungkasnya.
(Z-9)
Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan menjelaskan, kejadian penjambretan tersebut terjad pada pukul 15.40 WIB.
Wali Kota New York Zohran Mamdani mengecam keras aksi kekerasan oknum polisi NYPD terhadap seorang pria di Brooklyn.
Ia mengaku telah melihat video yang viral terkait akan hal itu dan memastikan telah menjatuhkan sanksi ASN yang bersangkutan.
Aksi nyawer pengusaha di Pamekasan saat konser Valen Akbar viral di media sosial. Tradisi hiburan ini menuai pujian sekaligus kritik dari warganet.
Video pria joget di dapur MBG viral. BGN beri teguran keras dan bekukan SPPG karena tak sesuai standar dan tanpa APD.
LPDP akan memanggil AP, suami dari DS terkait video viral paspor Inggris anak.
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved