Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Fraksi Partai Solidaritas Indoneisa (PSI) Justrin Adrian meragukan bahwa Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) tahap 3 akan menjadi yang terakhir.
Pasalnya, justru di awal PSBB tahap 3 yakni sejak 22 Mei hingga nanti 4 Juni, wajah Jakarta akan diramaikan dengan masyarakat yang keluar untuk berbelanja memenuhi kebutuhan hari raya.
Pasar-pasar tradisional saat ini kian ramai. Pasar tekstil Tanah Abang yang semula sepi karena mematuhi aturan PSBB justru ramai-ramai didatangi warga.
Baca juga: Lurah Kebon Melati Akui Warga tidak Patuhi PSBB
Tidak ada ketegasan khusus yang diperlihatkan oleh petugas maupun aparat. Pedagang dan pembeli sama-sama memadati kawasan tersebut.
"Saya sih meragukan ya kalau ini akan menjadi yang terakhir. Karena masyarakat ini sudah terlanjur abai dengan aturan-aturan," kata Justin kepada Media Indonesia, Kamis (21/5).
Justin justru melihat ada pemakluman dan pembiaran dari Pemprov DKI sehingga pasar-pasar yang bukan menjual kebutuhan pangan masih terus beroperasi seperti pasar-pasar malam.
Baca juga: Larangan Mudik, Faktanya 306 ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Jikapun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin PSBB ini menjadi yang terakhir, ia menyarankan harus ada ketegasan dari Anies sebagai pemimpin untuk mengarahkan pada jajaran Satpol PP maupun Dinas Perhubungan untuk tegas dalam penindakan dan tidak pandang bulu terhadap para pelanggar PSBB.
Anies diminta tidak lagi memikirkan elektabilitasnya yang akan menurun apabila berbuat tegas kepada masyarakat.
"Karena ini taruhannya kan nyawa ya. Kalau banyak masyarakat tertular, taruhannya nyawa. Ini saatnya menunjukkan bahwa gubernur juga bisa berbuat tegas. Ya mungkin akan 'ramai' kalau dia tegas, banyak yang protes. Tapi itu kembali lagi kepada dia apakah mau terus seperti ini atau membuat catatan sejarah untuk berani tegas kepada masyarakat," tandasnya.
Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Klaim sudah tidak Ada Penumpukan
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari 22 Mei hingga 4 Juni mendatang.
Ia pun optimistis, jika warga disipilin, PSBB tahap 3 ini akan menjadi yang terakhir.
"Insha Allah kalau dalam dua pekan ini kita pantau angka ini bisa di bawah 1, maka ini akan jadi yang terakhir," ungkap Anies.
Selama masa PSBB tahap 3 ini, masyarakat pun diminta semakin disipilin. Masyarakat diminta tidak keluar rumah tanpa urusan yang penting, tidak berkumpul dan berkurumun, gunakan masker dan segera memelihara hidup bersih.
"Kita pantau dalam dua pekan ini, apakah kurvanya akan datar, naik atau menurun," tegasnya.
Perlu kerja dan keseriusan bersama-sama untuk membuat hal itu terwujud. Menurutnya semua pihak harus serius dan disiplin dalam menjalankan PSBB tahap 3. (A-2)
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
Pemprov DKI resmi mencabut izin usaha White Rabbit PIK karena peredaran narkoba. Polri tegaskan tidak ada ruang bagi hiburan malam yang melanggar hukum.
Pemprov DKI Jakarta cari solusi baru atasi ikan sapu-sapu. Rano Karno lirik teknologi Brasil yang mampu mengolah ikan menjadi arang bernilai ekonomi.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menggunakan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan bersama di ruang publik.
Sinergi ini diharapkan mampu memastikan aliran air menuju laut tetap lancar saat debit air meningkat tajam.
Ia menyoroti video yang beredar memperlihatkan kendaraan dinas digunakan di luar konteks pekerjaan, bahkan diduga untuk keperluan keluarga di luar kota.
Salah satu poin krusial dalam aturan tersebut adalah larangan penggunaan kendaraan pribadi bagi ASN selama masa WFH berlangsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved