Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai NasDem Jupiter mengkritisi pendapatan pajak DKI yang masih rendah. Hal itu diungkapkannya dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Plafon Prioritas APBD Sementara (KUAPPAS) 2020 bersama Komisi C di Gedung DPRD DKI Jakarta.
Salah satu pajak yang masih belum mencapai target yakni pajak parkir yang baru mencapai Rp446 miliar dengan target Rp525 miliar.
Selain belum mencapai target, Jupiter heran karena target pajak parkir DKI justru lebih rendah dari Jawa Timur yang mencapai Rp1,2 triliun.
"Bagaimana bisa pajak parkir DKI lebih rendah dari Jawa Timur. Padahal jumlah kendaraan di Jakarta lebih banyak, jumlah parkiran di gedung-gedung maupun mall juga masih banyak. Seharusnya pajak parkir DKI lebih tinggi," ungkapnya pada Selasa (29/10).
Tidak hanya itu, ada potensi pajak parkir yang belum bisa dioptimalkan oleh Badan Pajak dan Restribusi Daerah (BPRD) DKI yakni kehadiran parkir valet atau parkir VIP yang hingga kini belum diatur pungutan pajaknya.
Baca juga : Pemprov DKI akan Bebaskan Pajak Balik Kendaraan Motor Listrik
"Itu belum ada pergubnya soal parkir valet. Padahal itu lumayan mahal juga perjam bisa Rp50ribu. Nah, itu masuknya ke mana," ungkapnya.
Jupiter pun meminta ada perbaikan sistem pajak dengan membuat seluruh pajak bisa terpadu dalam satu sistem berbasis daring.
Pendapatan pajak saat ini baru mencapai Rp32,38 triliun dari target Rp44,54 triliun. Sementara itu, pendapatan DKI juga menurun akibat tidak cairnya sebagian dana perimbangan dari pemerintah pusat tahun ini sebesar Rp6,3 triliun.
Tidak turunnya dana perimbangan itu juga membuat cadangan Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (SiLPA) DKI berkurang dari Rp8 triliun menjadi Rp3 triliun yang berdampak pada pengurangan proyeksi anggaran di 2020 dari semula Rp95 triliun menjadi Rp89,9 triliun.
"Salah satu upaya yang bisa dilakukan dengan memperbaiki sistem pajak kita dengan membuat semuanya menjadi terpadu dan daring," kata Jupiter.
Ia mengungkapkan transparansi itu diperlukan agar setiap pajak yang disetorkan sesuai dengan pendapatan yang didapat.
Baca juga :Kejar Pengemplang Pajak, DKI Gandeng KPK dan Kejati
Ia mencontohkan pajak restoran. Pemprov DKI harus bisa meyakinkan masyarakat setiap rupiah pajak yang ditanggung masyarakat saat membayar tagihan restoran juga sudah disetorkan oleh restoran tersebut ke Pemprov DKI.
Sistem daring juga harus diterapkan pada pajak-pajak lain seperti pajak hiburan dan pajak parkir. Menurutnya, potensi pajak hiburan di Jakarta sangat besar
"Kita bisa tahu uang yang kita bayarkan masuk ke kas masyarakat. Itu hak masyarakat. Mohon dibuatkan sistemnya. Berapapun yang kita keluarkan akan berdampak besar pada penerimaan pajak daerah," tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah pun menyambut positif usul dari Jupiter. Ia juga menegaskan sudah mengupayakan ekstensifikasi dan intensifikasi pajak untuk mengerek pendapatan dari sektor itu.
"Intensifikasi artinya kita pertajam sektor itu. Sementara ekstensifikasi kan memperluas. Kita cari apa lagi yang bisa kita kenakan pajak. Itu kita cari terus," tukasnya.(OL-7)
Direktorat Jenderal Pajak menetapkan batas akhir pelaporan pajak tahunan melalui sistem Coretax pada 30 April untuk wajib pajak orang pribadi maupun wajib pajak badan.
DI tengah percepatan transformasi digital di sektor bisnis, pengelolaan perpajakan menjadi salah satu area yang mengalami perubahan signifikan.
Bapenda DKI Jakarta siapkan skema pajak kendaraan listrik (EV) berdasarkan nilai kendaraan, meski saat ini masih mengikuti arahan pusat untuk pembebasan pajak.
Perubahan kebijakan pajak kendaraan listrik dinilai dapat memengaruhi percepatan pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik di Indonesia.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menegaskan rencana penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) atas jasa jalan tol masih berada pada tahap perencanaan dan belum menjadi kebijakan yang berlaku.
Seskipun sektor informal berperan sebagai penyangga ekonomi, sektor ini tidak memberikan jaminan kesejahteraan yang memadai bagi pekerja.
Pemprov DKI resmi mencabut izin usaha White Rabbit PIK karena peredaran narkoba. Polri tegaskan tidak ada ruang bagi hiburan malam yang melanggar hukum.
Pemprov DKI Jakarta cari solusi baru atasi ikan sapu-sapu. Rano Karno lirik teknologi Brasil yang mampu mengolah ikan menjadi arang bernilai ekonomi.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menggunakan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan bersama di ruang publik.
Sinergi ini diharapkan mampu memastikan aliran air menuju laut tetap lancar saat debit air meningkat tajam.
Ia menyoroti video yang beredar memperlihatkan kendaraan dinas digunakan di luar konteks pekerjaan, bahkan diduga untuk keperluan keluarga di luar kota.
Salah satu poin krusial dalam aturan tersebut adalah larangan penggunaan kendaraan pribadi bagi ASN selama masa WFH berlangsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved