Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JENNIFER Kurniawan atau biasa dikenal dengan Jennifer Bachdim adalah istri dari pemain sepak bola Indonesia Irfan Bachdim. Perempuan yang kerap disapa mama Jen ini kerap membagikan tips parenting ala dirinya yang cukup unik. Pasalnya ia tetap bekerja dan seorang ibu, dengan tetap menjaga penampilannya.
Sebagai seorang ibu dari empat anak, Jennifer memadukan pendekatan parenting yang penuh kasih sayang, disiplin, dan aktivitas sehat yang menyenangkan. Ditambah menjadi ibu tanpa bantuan pengasuh dan asisten rumah tangga (ART), Jennifer tetap merasa bahagia bekerja sekaligus mengurus anak.
Baginya akan sangat berarti apabila merawat anak-anaknya tanpa bantuan nanny, ia akan lebih banyak memiliki waktu menikmati merawat anak walaupun menjadi ibu adalah hal yang melelahkan tetapi Jennifer tetap merasa bahagia menjalaninya.
Baca juga : Pola Asuh Pengaruhi Perilaku Agresif Anak
Melalui YouTube channel Nikita Willy, Jennifer membagikan tips parenting strict ala dirinya. Berikut parenting ala Jennifer Bachdim yang bisa menjadi inspirasi bagi para orang tua modern.
Jennifer Bachdim selalu menekankan pentingnya kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup keluarganya. Bersama sang suami, Jennifer memperkenalkan pola hidup sehat kepada anak-anaknya sejak dini. Dengan terbiasa melakukan aktivitas fisik bersama, seperti olahraga ringan, bermain di taman, atau bahkan mengikuti workout bersama di rumah. Jennifer percaya kesehatan fisik yang baik akan berpengaruh positif pada kesehatan mental dan emosional anak-anak.
Olahraga selalu menjadi pilihan quality time paling diminati Jennifer dan keluarga untuk dilakukan. Jennifer kerap mengajak anak-anaknya untuk aktif bergerak, baik melalui olahraga seperti yoga, berenang, atau sekadar bermain di luar ruangan. Baginya, aktivitas fisik tidak hanya membantu menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun kedekatan emosional dengan anak-anak.
Baca juga : Yuk Pahami Apa Itu Parenting dan Tipsnya
Olahraga, bermain bersama hingga sunset walk di Bali tempat keluarganya tinggal, selalu menjadi aktivitas terbaik baginya untuk menghabiskan waktu dan menjalin kedekatan bersama keluarga kecilnya.
Sebagai orangtua, Jennifer percaya anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat. Apalagi di era modern sekarang, dimana gadget menjadi bagian dari kehidupan. Jennifer tidak ragu untuk memberikan screen time untuk anak-anaknya.
“Aku sangat strict dengan screen time anak-anak, bahkan setiap Sabtu dan Minggu hari istirahat mereka, aku hanya kasih 2 - 3 jam mereka main gadget. Tapi untuk Kiyomi karena sudah remaja aku sedikit lebih menyesuaikan waktu screen time untuknya” ungkap Jennifer melalui channel YouTube Nikita Willy.
Baca juga : Mengenal Helicopter Parenting, Ciri, Penyebab, Hingga Dampaknya
Jennifer selalu mendorong anak-anaknya untuk mandiri. Dari hal sederhana seperti merapikan kasur, cuci piring, atau membantu mama merapikan rumah. Jennifer memberi ruang bagi anak-anaknya untuk belajar atas tanggung jawab. Ia percaya memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mandiri akan membangun kepercayaan diri dan kemampuan mereka dalam menghadapi situasi baru.
Dalam membangun kemandirian, Jennifer juga mengajarkan pentingnya disiplin, terutama dalam mengatur waktu dan tanggung jawab. Menurut Jennifer hal ini nantinya akan berdampak positif pada tumbuh kembang anak-anaknya yang peduli sekitar dan disiplin dengan peraturan.
Meski sibuk, Jennifer selalu berusaha menjaga tradisi keluarga, seperti merayakan hari-hari spesial bersama dan menjalankan rutinitas akhir pekan dengan aktivitas bersama keluarga. Baginya, tradisi dan nilai-nilai keluarga adalah waktu penting dalam membentuk karakter anak.
Baca juga : Survei Menunjukkan Orangtua Rentan Mengalami Kesepian dan Kelelahan
Jennifer juga mengajarkan nilai-nilai seperti saling menghargai, kerja sama, dan kasih sayang. Hal ini terlihat dari bagaimana ia memperlakukan setiap anggota keluarga dengan penuh cinta dan perhatian.
Parenting ala Jennifer Bachdim adalah tentang keseimbangan antara kesehatan fisik, emosional, dan kebersamaan keluarga. Dengan menjadi role model yang baik, menjaga kesehatan, dan membangun komunikasi yang kuat. Jennifer terus menciptakan lingkungan yang positif bagi pertumbuhan anak-anaknya.
Gaya parenting ini tidak hanya mencerminkan komitmennya sebagai ibu, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang tua dalam mendidik anak-anak di era modern. (Z-3)
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Psikolog Sani Budiantini menekankan pentingnya kesiapan mental orangtua dalam menghadapi reaksi anak saat implementasi PP Tunas dan pembatasan gawai.
Roblox memperkenalkan Roblox Kids dan Roblox Select di Indonesia untuk melindungi pengguna di bawah 16 tahun dengan kontrol orang tua yang lebih ketat.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Pengumuman SNBP 2026 memicu refleksi mendalam bagi orang tua. Fokus kini bergeser dari sekadar nama besar kampus ke relevansi kurikulum dan kesiapan kerja.
Setiap lembaga pengasuhan anak wajib menyediakan fasilitas yang dapat dipantau langsung, seperti CCTV, agar orang tua memiliki akses terhadap apa yang terjadi pada anaknya.
Penelitian terbaru mengungkap bahwa kasih sayang ayah di tahun pertama kelahiran berdampak pada kesehatan jantung dan darah anak hingga usia sekolah.
Sering dianggap overthinking? Ternyata insting dan pengamatan ibu adalah instrumen medis awal yang vital untuk deteksi dini kesehatan si kecil.
Biaya hidup selangit dan tekanan mental membuat banyak orangtua milenial memilih memiliki satu anak.
Studi dari lembaga riset National Institutes of Health (NIH) menunjukkan bahwa struktur otak perempuan mengalami perubahan signifikan selama kehamilan.
Tidak menutup kemungkinan anak dengan latar belakang yang baik pun bisa juga dijadaikan target.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved