Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT tahun ajaran baru dimulai, banyak anak mulai merasakan cinta pertama mereka. Mungkin mengejutkan bagi beberapa orangtua, tapi ini adalah bagian alami dari perkembangan anak-anak.
Cinta pertama sering kali muncul ketika anak-anak mulai menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman sekelas dan dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Menurut Cynthia Langtiw, Psy.D., dari The Chicago School of Professional Psychology, "Anak-anak biasanya mencintai keluarga mereka pada awalnya. Namun, saat memasuki taman kanak-kanak atau kelas satu, mereka mulai menunjukkan minat pada teman sekelas karena interaksi yang lebih intens di sekolah."
Baca juga : IDAI Sarankan Orangtua Agar Perkenalkan Anatomi Tubuh pada Anak Sedini Mungkin
Kristin Lagattuta, Ph.D., seorang profesor psikologi perkembangan dari University of California, Davis, menjelaskan anak-anak sering kali tidak langsung mengungkapkan perasaan mereka. Mereka bisa saja malu-malu atau menunjukkan minat pada hobi baru yang juga diminati oleh orang yang mereka sukai.
Pada usia ini, anak-anak biasanya menunjukkan rasa suka dengan ingin sering bersama dengan orang yang mereka sukai. Mereka mungkin sering menyebut nama orang itu dalam percakapan sehari-hari.
Ketika memasuki masa pubertas, anak-anak mulai tertarik pada lawan jenis dan bertanya-tanya tentang hubungan. Mereka ingin tahu tentang hal-hal seperti berkencan dan ciuman pertama.
Baca juga : Ini 7 Tips Bagi Orangtua untuk Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak
Saat remaja, anak-anak terpapar dengan berbagai hubungan dalam kehidupan nyata dan media sosial. Mereka sering bertanya-tanya tentang hubungan dan ingin terlihat menarik di depan orang yang mereka sukai.
Ketika anak Anda berbicara tentang orang yang mereka sukai, tunjukkan minat dan dukungan. Tanyakan apa yang mereka sukai dari orang tersebut dan bagaimana hubungan mereka di sekolah. Biarkan mereka berbicara tanpa merasa ditekan untuk bertindak berdasarkan perasaan mereka.
Bicarakan secara santai tentang cinta pertama, jangan memaksa anak Anda untuk membuka diri. Mulailah dengan pertanyaan umum dan ikuti arah percakapan mereka.
Baca juga : Orangtua Pegang Peran Penting Agar Anak Aman di Ruang Digital
Penting untuk mengetahui apakah perasaan cinta tersebut timbal balik. Jika tidak, ajarkan anak Anda untuk menghormati perasaan orang lain. Sebaliknya, jika ada yang menyukai anak Anda tetapi tidak balas perasaan, berikan dukungan untuk memahami bahwa tidak semua orang memiliki perasaan yang sama
Meskipun cinta pertama umumnya hanya berupa perasaan dan interaksi ringan seperti menulis catatan atau bermain bersama, tetapkan batasan yang jelas. Diskusikan tentang pentingnya menghormati privasi dan ruang pribadi masing-masing.
Meskipun cinta pertama seringkali tidak berlangsung lama, anak Anda mungkin merasa sedih jika tidak ada balasan dari orang yang mereka sukai. Dukung mereka dengan mendengarkan dan menawarkan pengalaman Anda sendiri sebagai penghibur.
Dengan memahami dan mendukung anak Anda melalui pengalaman cinta pertama mereka, Anda membantu membangun kepercayaan diri mereka dan memperkuat hubungan komunikatif antara Anda dan anak. (Parents/Z-3)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Psikolog Sani Budiantini menekankan pentingnya kesiapan mental orangtua dalam menghadapi reaksi anak saat implementasi PP Tunas dan pembatasan gawai.
Roblox memperkenalkan Roblox Kids dan Roblox Select di Indonesia untuk melindungi pengguna di bawah 16 tahun dengan kontrol orang tua yang lebih ketat.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Pengumuman SNBP 2026 memicu refleksi mendalam bagi orang tua. Fokus kini bergeser dari sekadar nama besar kampus ke relevansi kurikulum dan kesiapan kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved