Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Iran, Masoud Pezeshkian, melontarkan kritik tajam terhadap Amerika Serikat, menyebut blokade pelabuhan dan ancaman Washington sebagai hambatan utama dalam mewujudkan negosiasi yang tulus. Pernyataan ini muncul di tengah situasi yang kian memanas setelah berakhirnya tenggat awal gencatan senjata.
Melalui unggahan di platform X, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran sebenarnya tetap membuka pintu diplomasi. Namun, ia menilai ada kontradiksi besar antara pernyataan dan tindakan Amerika Serikat di lapangan.
"Dunia melihat retorika munafik Anda yang tak berujung dan kontradiksi antara klaim dan tindakan," tulis Pezeshkian, seraya menambahkan bahwa Iran telah "menyambut dialog dan kesepakatan dan terus melakukannya."
Komentar Presiden Iran ini merespons kebijakan Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan perpanjangan gencatan senjata pada Selasa lalu, namun tetap mempertahankan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Menanggapi situasi tersebut, Kepala Negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz saat ini tidak mungkin dilakukan. Ia menuding AS telah melakukan pelanggaran mencolok terhadap semangat gencatan senjata melalui blokade tersebut.
Ghalibaf bahkan menyebut tindakan Amerika Serikat yang memblokir pelabuhan Iran sama saja dengan menyandera ekonomi global. Ia juga menyoroti peran Israel yang ia nilai melakukan upaya "penyebaran perang" di berbagai lini.
"Mereka tidak mencapai tujuan mereka melalui agresi militer, juga tidak akan berhasil melalui intimidasi. Satu-satunya jalan ke depan adalah mengakui hak-hak rakyat Iran," tegas Ghalibaf dalam pernyataannya.
Ketegangan ini memberikan pukulan bagi upaya diplomasi yang sedianya dijadwalkan berlangsung pekan ini. Sebelumnya, Ghalibaf diharapkan bertemu dengan Wakil Presiden AS, JD Vance, di Pakistan untuk melakukan pembicaraan tingkat tinggi. Namun, hingga saat ini, pertemuan tersebut dilaporkan belum dimulai.
Situasi di lapangan pun kian pelik. Meski Donald Trump telah mengumumkan perpanjangan gencatan senjata sesaat sebelum masa berlakunya habis, Iran justru mengambil langkah agresif di perairan. Pada Rabu pagi, pihak Teheran mengonfirmasi telah "menyita" dua kapal kargo yang melintas di Selat Hormuz.
Langkah penyitaan ini dipandang sebagai balasan langsung terhadap tekanan ekonomi AS, sekaligus mempertegas posisi Iran yang tidak akan melunak selama blokade pelabuhan tetap diberlakukan. Kini, mata dunia tertuju pada langkah diplomasi selanjutnya di Pakistan yang diharapkan mampu meredakan eskalasi sebelum konflik terbuka kembali pecah. (BBC/Z-2)
Ketegangan AS-Iran memuncak. Teheran tegaskan Selat Hormuz tetap tertutup akibat blokade laut AS, sementara dua kapal kargo dilaporkan disita oleh pasukan Iran.
Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran melampaui tenggat Rabu (22/4), tetapi tetap melanjutkan blokade pelabuhan.
Iran menyatakan siap membalas AS dengan kekuatan penuh jika gencatan senjata dilanggar. Teheran klaim kemenangan militer dan ancam tutup Selat Hormuz.
Negosiasi AS-Iran di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan, meningkatkan ketegangan di Timur Tengah. AS menuntut komitmen nuklir Iran, namun hasilnya nihil.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf membantah adanya pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS).
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved