Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak mentah dunia mengalami lonjakan signifikan pada awal perdagangan di pasar Asia, Senin (20/4). Kenaikan tajam ini dipicu oleh eskalasi ketegangan militer di Selat Hormuz setelah Amerika Serikat (AS) melakukan tindakan tegas terhadap armada laut Iran.
Berdasarkan laporan The Wall Street Journal yang mengutip data Komando Pusat AS (CENTCOM), pasukan militer Amerika Serikat dilaporkan telah menembaki, menaiki, dan menyita kapal berbendera Iran pada Minggu (19/4). Kapal tersebut dicegat saat sedang berlayar menuju pelabuhan strategis Bandar Abbas di Iran.
Insiden penyitaan kapal ini langsung direspons negatif oleh pasar energi global yang khawatir akan gangguan pasokan di jalur pelayaran minyak paling vital di dunia tersebut. Berikut rincian kenaikan harga minyak pada pembukaan pasar:
| Jenis Minyak Mentah | Persentase Kenaikan | Harga per Barel |
|---|---|---|
| WTI (West Texas Intermediate) | +8,0% | US$90,53 |
| Brent | +6,7% | US$96,45 |
Para analis energi memperingatkan bahwa stabilitas pasar minyak akan sulit pulih dalam waktu dekat selama konflik di jalur maritim tersebut terus berlanjut. ANZ Research dalam laporan riset terbarunya menyebutkan bahwa kondisi saat ini sangat tidak menentu.
"Situasinya kompleks dan mudah berubah," tulis analis ANZ Research. Mereka menambahkan bahwa meskipun Selat Hormuz nanti dibuka sepenuhnya, mengembalikan operasi pasar energi ke level sebelum perang bukanlah perkara mudah.
Baca juga : AS Ingin Bikin Drone Lebih Murah ketimbang Shahed Iran
Hingga berita ini diturunkan, pelaku pasar masih memantau reaksi balasan dari Teheran serta perkembangan diplomasi internasional untuk meredam ketegangan di kawasan Teluk tersebut. (I-2)
Harga minyak Brent dan AS meroket setelah Presiden Donald Trump membatalkan perundingan dengan Iran. Ketegangan meningkat di Selat Hormuz.
Harga minyak Brent dan WTI melonjak hingga 7,5% pada Senin (20/4) menyusul penyitaan kapal kargo Iran oleh AS di tengah blokade Selat Hormuz.
Pantau pergerakan harga minyak dunia per 9 April 2026. Simak analisis mendalam mengenai faktor geopolitik dan ekonomi yang memengaruhi harga minyak mentah
Ekonomi Indonesia tetap solid di tengah gejolak global. Pemerintah optimistis pertumbuhan tembus 5,5% didukung konsumsi kuat, stabilitas fiskal, dan kebijakan energi.
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyindir operasi militer Amerika Serikat terhadap negaranya yang diberi nama Operation Epic Fury.
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Harga minyak dunia pada April 2026 fluktuatif di kisaran US$90-100 per barel. Simak analisis penyebab dan prediksi rata-rata harga minyak tahun ini.
Analisis mengungkap krisis Timur Tengah picu kerugian global US$1 triliun. Di sisi lain, perusahaan minyak raup laba besar di tengah kemiskinan dunia.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
IHSG hari ini anjlok ke level 7.129,49 dipicu ketegangan di Selat Hormuz dan penurunan outlook empat bank besar oleh Fitch Ratings
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved