Tiongkok Serukan Tanggung Jawab Israel-Libanon Usai Gencatan Senjata

Ferdian Ananda Majni
17/4/2026 17:28
Tiongkok Serukan Tanggung Jawab Israel-Libanon Usai Gencatan Senjata
Asap membubung dari reruntuhan bangunan dan kendaraan di lokasi serangan udara Israel sehari sebelumnya di kawasan Mreijeh, pinggiran selatan Beirut, pada 23 Oktober 2024.(AFP)

PEMERINTAH Tiongkok menyerukan Israel dan Libanon untuk menunjukkan sikap bertanggung jawab setelah gencatan senjata selama 10 hari mulai diberlakukan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, menyatakan bahwa Beijing menyambut baik setiap upaya gencatan senjata yang dapat meredakan konflik dan mengakhiri permusuhan di kawasan.

"Tiongkok berharap pihak-pihak terkait akan bertindak dengan rasa tanggung jawab, mempertahankan momentum gencatan senjata dan negosiasi, dan menyelesaikan perselisihan melalui cara politik dan diplomatik,"katanya kepada wartawan di Beijing.

Selain gencatan senjata antara Israel dan Libanon, Ia menegaskan bahwa pemerintah Tiongkok mendukung langkah-langkah yang mengarah pada penghentian konflik dan mendorong penyelesaian damai melalui dialog.

Gencatan senjata tersebut sebelumnya diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang menyebut Israel dan Libanon sepakat menghentikan pertempuran selama 10 hari setelah pembicaraan yang dimediasi Washington. 

Namun, di lapangan situasi belum sepenuhnya stabil. Militer Libanon melaporkan adanya sejumlah pelanggaran gencatan senjata oleh pihak Israel, termasuk penembakan sporadis di wilayah selatan negara itu.

Konflik di kawasan ini bermula dari eskalasi sejak akhir Februari, ketika serangan militer AS dan Israel terhadap Iran memicu aksi balasan dari Teheran serta kelompok Hizbullah di Libanon.  Serangan lanjutan Israel ke Libanon dilaporkan telah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan lebih dari satu juta warga mengungsi. Kini gencatan senjata selama 10 hari disepakati oleh negara-negara yang terlibat konflik tersebut. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya