Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKISTAN mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk putaran kedua perundingan Amerika Serikat (AS) dan Iran dalam beberapa hari ke depan, menyusul belum tercapainya kesepakatan pada perundingan sebelumnya.
Dua pejabat Pakistan yang mengetahui perkembangan tersebut menyebutkan bahwa tawaran itu masih bergantung pada kesepakatan kedua pihak, termasuk kemungkinan perubahan lokasi. Namun, sumber lain mengindikasikan bahwa pembicaraan kemungkinan kembali digelar di Islamabad, seperti pada putaran pertama.
Salah satu pejabat menegaskan bahwa pertemuan awal merupakan bagian dari proses diplomasi berkelanjutan, bukan sekadar upaya satu kali.
Sementara itu, dua sumber dari pihak AS mengungkapkan bahwa Washington dan Teheran tengah mempertimbangkan untuk melanjutkan negosiasi demi mencapai kesepakatan sebelum masa gencatan senjata dua pekan berakhir.
Diskusi terkait putaran kedua masih berlangsung. Sumber dari Pakistan bahkan menyebut kedua negara telah menyepakati rencana tersebut, meski jumlah delegasi yang akan terlibat belum ditentukan.
Hingga kini, Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana lanjutan tersebut. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt hanya menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap berpegang pada tujuan negosiasinya.
"Tim negosiasi telah memperjelas garis merah AS. Keputusasaan Iran mencapai kesepakatan hanya akan meningkat dengan blokade angkatan laut Presiden Trump yang sangat efektif yang sekarang berlaku," katanya dikutip Anadolu, Selasa (14/4).
Di sisi lain, salah satu sumber dari Iran menyatakan bahwa negaranya tidak terburu-buru untuk melanjutkan perundingan.
"Iran tak terburu-buru, dan sampai AS menyetujui kesepakatan yang wajar, tidak akan ada perubahan Selat Hormuz," sebutnya.
Sebelumnya, kedua negara telah menggelar pembicaraan di Islamabad.
Delegasi Amerika Serikat dipimpin Wakil Presiden JD Vance, sementara Iran diwakili Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf bersama Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.
Namun, perundingan tersebut berakhir tanpa kesepakatan. Iran tetap bersikeras agar hak pengayaan uranium dan kendali atas Selat Hormuz diakui, sementara Amerika Serikat menuntut penghentian program nuklir Iran serta penyerahan material uranium yang telah diperkaya. (H-4)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved