Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Mantan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menilai kegagalan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran bukan semata karena perbedaan posisi melainkan dipicu oleh adanya kepentingan tersembunyi yang lebih dominan dibanding upaya mencari solusi damai. Menurut Ma'ruf Amin, hal itu menunjukkan tidak ada kesungguhan untuk menghentikan perang.
Jika seluruh pihak benar-benar mengedepankan kepentingan bersama, terutama demi stabilitas global, Ma'ruf Amin menilai perundingan tidak akan berakhir buntu. Dia menyebut kegagalan tersebut justru mencerminkan kurangnya kesungguhan dalam mencapai perdamaian.
“Kalau tidak ada kepentingan, (artinya) kepentingannya kebaikan seluruhnya, pasti tidak akan terjadi kegagalan itu. Tapi kalau gagal, berarti kan ada kepentingan terselubung. Tidak sungguh-sungguh untuk mencari solusi damai,” kata Ma'ruf Amin kepada wartawan di Jakarta, Minggu (12/4).
Dia mengingatkan konflik yang terus berlarut hanya akan membawa dampak luas, tidak hanya bagi negara yang terlibat langsung, tetapi juga dunia secara keseluruhan. Perang yang terjadi juga dikhawatirkan akan terus menimbulkan kerusakan lintas sektor dan memperburuk kondisi global.
Ma’ruf menilai seharusnya para pihak bisa menekan kepentingan masing-masing demi mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan konflik. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan hal itu belum terjadi.
"Padahal perang ini kan menyusahkan semua, membawa kerusakan di semua sektor dan seluruh negara terkena dampaknya," ujarnya.
"Sebenarnya kalau mereka melihat bahwa dampak ini harus dihilangkan, mau mengurangi kepentingannya, sebetulnya tidak ada masalah. Tapi ketika itu tidak terjadi, berarti itu kan memang tidak sungguh-sungguh," tambahnya.
Terkait dampak bagi Indonesia, Ma’ruf menegaskan bahwa situasi global yang tidak stabil akan ikut berimbas, baik secara ekonomi maupun geopolitik. Meski demikian, dia menekankan pentingnya kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi berbagai kemungkinan.
"Indonesia pasti semua kena dampaknya. Tapi kita mau tidak mau kan harus siap menghadapi dampak apapun yang terjadi," tukasnya. (E-3)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved